29 November 2025

Get In Touch

Target Perbaikan Jembatan Embong Brantas Kota Malang yang Longsor Rampung 19 Desember

Lokasi longsor sebagain trotoar di Jembatan Embong Brantas Kota Malang. (Santi/Lentera)
Lokasi longsor sebagain trotoar di Jembatan Embong Brantas Kota Malang. (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) - Perbaikan longsor pada sebagian trotoar Jembatan Embong Brantas di Jalan Gatot Subroto, Kota Malang, mundur dari perkiraan awal. Jika sebelumnya dinyatakan dapat diselesaikan dalam 1-2 minggu sejak kejadian longsor pada Minggu (23/11/2025) lalu, kini target penyelesaian ditetapkan hingga 19 Desember 2025.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menjelaskan perubahan jadwal tersebut bukan disebabkan oleh kendala lapangan. Melainkan hasil hitung-hitungan teknis setelah dilakukan rapat bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).

"Ini bukan kendala tetapi hitung-hitungan teknis. Jadi kalau kemarin itu kan melihat bahwa yang harus ditangani ini-ini. Tetapi setelah ada rapat, disampaikan tahapannya mulai dari penyiapan lahan, pengerjaan konstruksi, sampai finishing perapihan lokasi lagi," ujar Dandung, Jumat (28/11/2025).

Dijelaskannya, pada saat Wali Kota Malang meninjau lokasi pada Senin (24/11/2025) lalu, perkiraan penanganan yang disampaikan memang 1–2 minggu. Namun setelah rapat teknis dengan BBPJN, jadwal diperbarui. "Mereka sudah menyusun time schedule baru. Pelaksanaan penanganan ini nanti sampai dengan tanggal 19 Desember 2025," katanya.

Dalam rapat yang digelar di Kantor Dinas PUPR-PKP Kota Malang itu, BBPJN memaparkan tahapan pekerjaan yang dibagi menjadi tiga fase utama. Tahap pertama telah dimulai sejak Selasa (25/11/2025) hingga 1 Desember mendatang, berupa penyiapan lahan dan pembersihan area lereng yang mengalami longsor.

Selanjutnya, pada 2–13 Desember akan dilaksanakan pekerjaan konstruksi berupa pembangunan plengsengan. Dandung menyebut pengerjaan ini menggunakan alat berat sehingga membutuhkan rekayasa lalu lintas khusus.

Selama tanggal 2–13 Desember, lajur sisi timur Jembatan Embong Brantas akan ditutup. Arus kendaraan dialihkan ke lajur sisi barat dengan sistem buka-tutup. "Termasuk pengalihan arus nanti yang akan dilakukan oleh Dishub Provinsi dan Kota Malang," kata Dandung.

Menurutnya, tahap akhir pekerjaan dijadwalkan berlangsung pada 14–19 Desember 2025, meliputi penimbunan dan perapihan lokasi sebelum akses jalan dikembalikan ke kondisi normal. "Seluruhnya itu, pengerjaannya, mengacu pada susunan tahapan yang disampaikan BBPJN," pungkasnya.

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.