09 January 2026

Get In Touch

Cristiano Ronaldo Resmi Berinvestasi AI Perplexity, Startup Apa?

 Cristiano Ronaldo Resmi Berinvestasi AI Perplexity, Startup Apa?

SURABAYA ( LENTERA ) - Dalam unggahannya, Srinivas menyampaikan rasa bangga dapat bermitra dengan Ronaldo. Ia menilai Ronaldo bukan hanya ikon sepak bola, tetapi juga sosok yang mencerminkan kegigihan, semangat belajar, dan dorongan untuk terus melampaui batas kemampuan diri.

Menurut Srinivas, nilai-nilai tersebut sejalan dengan visi Perplexity AI untuk terus berkembang dan menghadirkan inovasi teknologi yang lebih baik.

Kolaborasi antara figur olahraga global dan perusahaan teknologi ini pun memicu beragam reaksi dari warganet, mengingat latar belakang Ronaldo dan Srinivas yang berasal dari dua dunia berbeda, yakni sepak bola dan teknologi. Meski demikian, Srinivas mengungkapkan bahwa semangat, ambisi, dan rasa ingin tahu Ronaldo telah lama menginspirasinya.

Ronaldo sendiri menyampaikan bahwa dorongan untuk selalu menjadi lebih baik dari hari sebelumnya merupakan prinsip yang mendasari seluruh pencapaiannya. Ia menegaskan bahwa setiap keberhasilan dalam kariernya lahir dari upaya terus-menerus untuk memecahkan rekor pribadi dan meningkatkan standar diri.

Saat ini, Ronaldo menetap di Arab Saudi dan tercatat memiliki kekayaan bersih sekitar 1,4 miliar dolar AS atau setara Rp 23,3 triliun, berdasarkan Bloomberg Billionaires Index. Selain karier sepak bola, ia aktif berinvestasi, terutama di Portugal. Portofolio bisnisnya mencakup berbagai sektor, mulai dari akuisisi Lisboa Racket Center pada 2024, jaringan hotel, pusat kebugaran, hingga perusahaan media.

Sebagai langkah awal kerja sama dengan Perplexity AI, perusahaan tersebut memperkenalkan fitur baru bernama Ronaldo Hub. Fitur ini memungkinkan pengguna mengakses foto-foto eksklusif dari arsip pribadi Ronaldo yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Selain itu, penggemar dapat menjelajahi statistik mendalam dan mengajukan pertanyaan langsung terkait perjalanan karier sang legenda, sehingga pengalaman penggemar menjadi lebih dekat dan personal.

Perplexity AI sendiri merupakan startup kecerdasan buatan yang mengembangkan chatbot, mesin pencari berbasis AI, serta peramban internet bernama Comet. Platform ini dikenal melalui mesin pencari bertenaga AI yang mampu menyajikan jawaban langsung lengkap dengan atribusi sumber, sehingga dinilai sebagai penantang dominasi Google di ranah pencarian informasi digital.

Didirikan pada 2022, Perplexity AI kini memiliki valuasi mencapai 20 miliar dolar AS setelah memperoleh pendanaan sebesar 200 juta dolar AS pada September 2025. Selain Ronaldo, sejumlah investor besar seperti Nvidia dan Amazon juga tercatat mendukung pengembangan perusahaan ini.

Bagaimana Cara Kerjanya

Perplexity AI merupakan platform pencari informasi berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk memberikan jawaban cepat, akurat, dan mendalam. Teknologi ini mengandalkan pemrosesan bahasa alami (Natural Language Processing/NLP) dan machine learning untuk memahami pertanyaan pengguna secara alami, tanpa perlu kata kunci khusus seperti pada mesin pencari konvensional.

Berbeda dari mesin pencari tradisional yang menampilkan daftar tautan, Perplexity AI merangkum informasi dari berbagai sumber tepercaya dan menyajikannya dalam bentuk narasi yang mudah dipahami, lengkap dengan referensi yang dapat diverifikasi.

Jika dibandingkan dengan ChatGPT, Perplexity AI memiliki fokus yang berbeda. ChatGPT dikembangkan untuk menghasilkan percakapan yang fleksibel dan kreatif, cocok untuk penulisan konten, dialog, hingga pemrograman. Sementara itu, Perplexity AI lebih diarahkan pada pencarian fakta dan riset ringan, dengan jawaban berbasis sumber kredibel dan berbagai perspektif analitis.

Perplexity AI dilengkapi sejumlah fitur utama, antara lain kemampuan memahami bahasa manusia secara natural, akses ke basis data pengetahuan yang luas seperti artikel ilmiah, buku, dan situs tepercaya, serta penyajian analisis mendalam dengan berbagai sudut pandang.

Sistem ini juga terus belajar dari interaksi pengguna untuk meningkatkan kualitas jawabannya dan memungkinkan percakapan berkelanjutan agar informasi yang diperoleh semakin spesifik.

Keunggulan Perplexity AI meliputi respons yang cepat, antarmuka sederhana, fleksibilitas topik, serta kemampuannya menjawab pertanyaan faktual secara ringkas dan akurat.

Namun, platform ini juga memiliki keterbatasan, seperti pemahaman konteks yang belum selalu optimal untuk pertanyaan kompleks, potensi ketidakakuratan data yang perlu diverifikasi ulang, serta keterbatasan dalam menangkap nuansa emosional dan pertanyaan yang bersifat sangat subjektif.

Perplexity AI dapat diakses melalui situs web resmi maupun aplikasi seluler di Play Store dan App Store. Pengguna cukup mengetik pertanyaan, lalu sistem akan menampilkan jawaban beserta sumber referensinya. Selain itu, layanan ini juga tersedia melalui WhatsApp dengan menyimpan nomor resmi Perplexity AI dan memulai percakapan layaknya chat biasa.

Dengan masuknya Cristiano Ronaldo sebagai investor, Perplexity AI tidak hanya memperkuat posisinya di industri kecerdasan buatan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi unik antara teknologi dan olahraga, sekaligus menghadirkan pengalaman baru bagi jutaan penggemar di seluruh dunia.(ist/dya)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.