09 January 2026

Get In Touch

Mengapa Domba dan Kambing Memiliki Pupil Mata Berbentuk Garis?

Mengapa Domba dan Kambing Memiliki Pupil Mata Berbentuk Garis?

SURABAYA ( LENTERA ) - Jika kamu menatap mata seekor domba atau kambing  kamu mungkin menyadari sesuatu yang unik: pupil domba tidak bulat seperti manusia, melainkan berbentuk garis atau persegi panjang. Pertanyaannya, mengapa pupil mereka horizontal dan memanjang?

Domba, kambing, rusa, dan antelop termasuk kelompok hewan ruminansia—mereka suka “mengunyah kembali” makanan yang sudah setengah dicerna sebelum benar-benar menelannya.

Selain pola makan yang unik, banyak hewan ruminansia juga memiliki satu kesamaan penting yaitu mereka harus siap melarikan diri kapan saja saat predator muncul. Di sinilah peran pupil persegi panjang menjadi sangat penting.

Menurut Marty Banks, peneliti dari Banks’ Lab di UC Berkeley, bentuk pupil ternyata tidak muncul secara acak. “Pupil horizontal – dengan hanya satu pengecualian yang kami temukan – terkait dengan hewan mangsa.,” kata Banks.

Ia menjelaskan bahwa hewan mangsa hampir selalu memiliki posisi mata di sisi kepala, bukan di depan seperti manusia. Penempatan ini memberi mereka bidang pandang hampir 360 derajat, membantu mendeteksi ancaman dari segala arah.

Banks menambahkan, “Pupil yang memanjang bermanfaat untuk penglihatan panoramik dengan memungkinkan lebih banyak cahaya masuk, sehingga mata dapat melihat sampai belakang… sehingga mereka dapat mengawasi sekitar dan melihat lebih baik.”

Dengan kata lain, pupil yang memanjang secara horizontal memungkinkan lebih banyak cahaya masuk dari sisi kiri dan kanan, meningkatkan kemampuan melihat area belakang. Menariknya lagi, bentuk ini juga memberikan keuntungan optik lain. “Fakta bahwa pupil mata berbentuk garis berdampak pada penajaman kontur horizontal… mereka mungkin membutuhkannya untuk menjejakkan kaki di tanah saat mencoba melarikan diri dari predator,” ujarnya.

Artinya, pupil yang berbentuk garis membantu hewan melihat kontur permukaan tanah dengan lebih tajam, sangat penting ketika mereka berlari menyelamatkan diri.

Dunia hewan ternyata sangat kaya dengan variasi bentuk pupil. Kucing, misalnya, memiliki pupil vertikal yang membantu mereka menjadi predator penyergap yang efektif. Predator berpostur tinggi seperti manusia cenderung memiliki pupil bulat, sementara sotong (cuttlefish) punya pupil berbentuk seperti gelombang yang nyaris futuristik.

Namun ada satu hewan yang benar-benar “membingungkan”: mongoose atau luwak. Meski merupakan predator ganas, pupilnya justru mirip hewan mangsa. “Hewan itu sama sekali tidak sesuai dengan deskripsi kami.,” kata Banks. Kasus ini menunjukkan bahwa evolusi tak selalu mengikuti pola sederhana.

Pupil persegi panjang pada domba dan kambing bukanlah keanehan tanpa fungsi. Ia merupakan hasil evolusi yang sangat cerdas—memaksimalkan kemampuan melihat area sekitar, mempertajam penglihatan horizontal, dan meningkatkan peluang bertahan hidup ketika bahaya datang.(ist,kcm/dya)
 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.