04 April 2025

Get In Touch

DPP PKB Rekom Mak Rini - Santoso Pada Pilbup Blitar

DPP PKB Rekom Mak Rini - Santoso Pada Pilbup Blitar

Blitar - Kabar mengejutkan dari DPP PKB yang memberikan rekomendasi pada pasangan Rini Syarifah - HR Santoso, maju sebagai Cabup dan Cawabup Pilkada Kabupaten Blitar Tahun 2020.

Pasangan Rini Syarifah - Santoso resmi diumumkan pada Acara Tausiyah dan Baiat Gelombang 2 Bakal Calon Kepala Daerah yang diselenggarakan oleh DPW PKB Provinsi Jawa Timur di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Minggu (30/8/2020). Disebutkan pada acara tersebut sebagai bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Blitar periode 2020-2025 mendatang.

Kabar ini dibenarkan oleh Sekretaris DPC PKB Kabupaten Blitar, Imron Rosyadi ketika dikonfirmasi mengenai rekomendasi DPP PKB kepada pasangan Mak Rini (panggilan Rini Syarifah) - Santoso. "Iya memang benar, rekomendasi cabup dan cawabup PKB kepada Mak Rini - Santoso," ujar Imron, Senin (31/8/2020).

Ditanya langkah selanjutnya setelah turunnya rekomendasi ini, Imron mengaku sedang dibahas di internal partai. "Karena kabar turunnya rekomendasi juga mendadak, maka kami akan melakukan konsolidasi internal untuk menentukan langkah selanjutnya," jawabnya.

Kabar turunnya rekomendasi PKB kepada Mak Rini - Santoso ini mengejutkan, karena sebelumnya santer beredar kabar PKB akan memprioritaskan kadee sendiri yaitu Ketua DPC PKB Kabupaten Blitar, Abdul Munib.

Karena sehari sebelumnya juga sudah turun rekomendasi dari DPP PKS, kepada pasangan Abdul Munib - Niko Bagus Kurniawan yang diumumkan dalam Acara Konsolidasi Nasional Pemenangan Pilkada 2020 oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS secara daring, Sabtu (29/8/2020). Serta rekomendasi diserahkan oleh Ketua DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan di Hotel Mercure Grand Mirama Jl. Darmo, Surabaya.

Beredar juga kabar rekomendasi dari Partai Golkar, juga turun kepada pasangan Munib - Niko yang hari ini diambil oleh DPD Partai Golkar Kabupaten Blitar ke DPP Partai Golkar di Jakarta.

Adapun figur cabup Mak Rini merupakan putri dari almarhum KH Musa Ismail, kyai sepuh yang juga deklarator PKB di Blitar. Seorang pengusaha, bagian dari usaha keluarga Restu Group yang cukup besar di Kota Blitar. Bahkan saat diperkenalkan, disebutkan Mak Rini dari jaringan Pondok Pesantren PETA (Pesulukan Thoriqot Agung) Kabupaten Tulungagung. Dimana salah satu santrinya Ketum PKB, Muhaimin Iskandar dan memiliki jaringan luas di pondok pesantren lain di Jawa Timur.

Sementara cawabup, Santoso figur baru yang mendadak muncul dan belum dikenal warga Kabupaten dan Kota Blitar. Dari informasi yang ada, Santoso asli Blitar tapi menetap di Surabaya dan kesehariannya mengurusi PBNU dan DPP PKB.

Bersamaan dengan turunnya rekomendasi PKB kepada pasangan Mak Rini - Santoso, juga beredar foto Surat Keputusan DPP PAN No. PAN/A/Kpts/KU-5J/288/VIII/2020 yang ditandatangani Ketum PAN, Zulkifli Hasan dan Sekjen, Eddy Soeparno tertanggal 28 Agustus 2020. Dalam surat tersebut dituliskan persetujuan kepada Cabup dan Cawabup Kabupaten Blitar pasangan Rini Syarifah - HR Santoso.

Namun kebenaran foto surat keputusan tersebut, ketika dikonfirmasikan kepada Ketua DPD PAN Kabupaten Blitar, Heri Romadhon hanya dijawab singkat belum menerima secara fisik surat tersebut. (ais)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.