02 January 2026

Get In Touch

Perkuat Pemerataan Pendidikan Disabilitas, Pemprov Jatim Ubah 5 SLB Swasta jadi Negeri

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo

SURABAYA (Lentera) - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan (Dindik) resmi memperkuat pemerataan pendidikan disabilitas dengan mengubah status lima Sekolah Luar Biasa (SLB) swasta menjadi SLB negeri di lima daerah, yakni Surabaya, Mojokerto, Kediri, Pacitan, dan Probolinggo.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo menyebut langkah tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memenuhi hak pendidikan bagi seluruh kalangan, termasuk anak berkebutuhan khusus.

“Tak hanya fokus untuk sekolah regule maupun sekolah nusantara. Namun, kebutuhan dari pendidikan untuk anak kebutuhan khusus juga dipenuhi,” ungkap Rasiyo, Kamis (1/1/2026).

Politisi Demokrat tersebut mengatakan, upaya penegerian SLB tersebut merupakan bagian dari program peningkatan kualitas pendidikan bagi murid disabilitas melalui Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKPLK).

“Ini tentunya sejarah baru bagi dunia pendidikan inklusi di Jatim. Tentunya kami apresiasi untuk itu,” ujar mantan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur tersebut.

Menurut Rasiyo, kebijakan yang diambil Pemprov Jatim itu merupakan langkah strategis untuk menjamin pemerataan kualitas pendidikan bagi siswa disabilitas, terutama di wilayah yang sebelumnya belum memiliki SLB negeri.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Jawa Timur mencatat penegerian lima SLB swasta secara serentak ini sebagai yang pertama kali dilakukan dalam sejarah pendidikan inklusi di Jawa Timur.

 

Reporter: Pradhita/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.