WASHINGTON (Lentera) - Presiden AS Donald Trump pada Sabtu (3/1/2026) mengumumkan bahwa pasukan AS telah melancarkan operasi militer skala besar di Venezuela dan menangkap Presiden Nicolás Maduro beserta istrinya, Cilia Flores. Lantas, mana lagi yang akan menjadi target berikutnya.
Trump pun membuka bahwa dirinya tidak mengesampingkan kemungkinan Amerika Serikat melakukan operasi militer ke Kolombia. Dasarnya adalah untuk menumpas produksi kokain di sana.
"Kolombia juga sangat sakit, dipimpin orang sakit yang suka membuat kokain dan menjualnya ke Amerika Serikat, dan dia tidak akan melakukannya untuk waktu yang lama, percayalah. Dia punya pabrik kokain dan pabrik kokain,” kata Trump merujuk pada Presiden Kolombia Gustavo Petro mengutip antara.
Trump juga mempertegas dengan pernyataan yang disampaikan pada wartawan di pesawat kepresidenan Air Force One, Minggu (4/1/2026). Saat itu, Trump juga menyebut gagasan melakukan operasi militer di Kolombia "terdengar sangat bagus."
Terkait dengan Venezuela, Trump mengatakan AS akan "mengelola" hingga transisi pemerintahan berlangsung dengan aman. Selain itu juga akan memperbaiki infrastruktur minyak negara Amerika Selatan itu yang disebutnya "rusak." (*)
Editor : Lutfiyu Handi





