TIDAK berlebihan jika saat ini dunia disebut sedang di ambang perang baru. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menebar ancaman. Usai menyerang Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro, beberapa nama negara disebut dalam daftar incaran Washington. Trump secara terbuka melontarkan ultimatum terhadap Presiden Kolombia, Gustavo Petro. Menurutnya, Kolombia sangat sakit karena dipimpin oleh orang yang suka membuat kokain dan menjualnya ke Amerika. Tak hanya itu, pemerintahan Kuba juga disebut berpotensi runtuh dalam waktu dekat. Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel sendiri menetapkan masa berkabung nasional untuk menghormati 32 warga negara Kuba yang dilaporkan tewas saat mencoba mempertahankan pemerintahan Maduro di Venezuela. Selanjutnya Trump juga menegaskan lagi bila AS 'membutuhkan' Greenland untuk mewujudkan ambisi strategis atas jalur pertahanan dan pengaruh di Atlantik Utara. Ironisnya, Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) terkesan lemah karena hingga kini belum mengambil aksi tegas terhadap AS. Alert!
BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lenteratoday.com/upload/Epaper/06012025.pdf




.jpg)
.jpg)
