JAKARTA (Lentera) -Pesawat ATR milik Indonesia Air Transport hilang kontak saat terbang dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sabtu (17/1/2026).
Pesawat dijadwalkan mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pukul 12.20 WIB. Hingga waktu tersebut, keberadaan pesawat belum diketahui.
Informasi hilang kontak ini dikonfirmasi Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman S. Laisa serta Kepala Seksi Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Makassar Andi Sultan.
“Betul,” kata Lukman saat dikonfirmasi, Sabtu.
Andi Sultan mengatakan, posisi terakhir pesawat diperkirakan berada di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
“Saat ini kami telah menuju lokasi yang mana diberikan koordinat dari airnav yang di sekitaran di Kabupaten Maros,” ucap Andi, mengutip Kompas.
Basarnas Makassar langsung mengerahkan tim pencarian. Dua tim rescue diberangkatkan dengan kekuatan 5 orang dan 15 orang.
Peralatan pendukung juga disiapkan. Basarnas mengerahkan satu unit mobil truk, satu unit drone, dan satu mobil rescue.
“Berikutnya akan kami berangkatkan bersama potensi-potensi yang ada sekitar 40 orang,” kata Andi. Pesawat tersebut mengangkut 11 orang. Rinciannya terdiri dari 8 kru pesawat dan 3 penumpang (*)
Editor: Arifin BH





