SURABAYA (Lentera) -Pernahkah membayangkan tulang yang terasa kuat bisa perlahan melemah hanya karena tubuh kekurangan satu vitamin?
Hal itu bisa terjadi ketika tubuh tidak mendapatkan cukup vitamin D. Vitamin ini memang terdengar sederhana, tetapi fungsinya sangat krusial bagi kesehatan.
Tidak hanya berperan dalam menjaga imunitas, vitamin D juga menjadi kunci dalam membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor yang dibutuhkan untuk pembentukan tulang.
Kekurangan vitamin D masih menjadi persoalan nutrisi yang kerap luput dari perhatian, terutama pada anak usia sekolah dan remaja.
Berdasarkan data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menunjukkan angka defisiensi vitamin D pada anak Indonesia sangat tinggi, sekitar 75,8 persen.
Padahal, vitamin D memegang peran penting dalam membantu penyerapan kalsium, menunjang mineralisasi tulang, serta mendukung pertumbuhan tulang dan gigi selama masa pertumbuhan.
Ketidakseimbangan antara kebutuhan nutrisi dan pola konsumsi harian berpotensi berdampak pada kesehatan tulang dalam jangka panjang, terutama jika tidak diimbangi dengan asupan kalsium dan protein yang memadai.
Dokter spesialis gizi klinik, dr. Cut M. Gizi, SpGK, FINEM, AIFO-K, CSNC, Cht., mengungkapkan kekurangan vitamin D masih cukup sering ditemukan pada anak usia sekolah.
“Vitamin D berperan penting dalam membantu penyerapan kalsium dan proses pembentukan tulang serta gigi anak. Jika asupannya kurang, dalam jangka panjang dapat memengaruhi kepadatan tulang selama masa pertumbuhan. Oleh karena itu, pemenuhan vitamin D, protein, dan kalsium sebagai bagian dari pola makan seimbang menjadi sangat penting,” ungkap dr. Cut dalam keterangan resminya, Sabtu (17/1/2026).
Namun, memenuhi kebutuhan nutrisi anak di tengah aktivitas yang padat bukanlah perkara mudah. Rutinitas sekolah, les, hingga kegiatan ekstrakurikuler sering kali membuat anak melewatkan waktu makan atau memilih camilan yang kurang bernutrisi.
Di sisi lain, orangtua dituntut untuk menghadirkan asupan yang praktis, mudah dikonsumsi, namun tetap bernilai gizi.
Susu UHT fortifikasi menjadi salah satu alternatif yang banyak dipilih keluarga.
Selain praktis dan mudah dibawa, susu UHT dapat menjadi sumber vitamin D, kalsium, dan protein yang dibutuhkan anak untuk tetap aktif sepanjang hari. Konsumsi susu secara rutin juga membantu membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini.
Menjawab kebutuhan tersebut, WINGS Food menghadirkan varian terbaru susu UHT MILKU Rasa Marie Biskuit. Varian ini memadukan susu sapi berkualitas dari susu sapi Belgia asli dengan cita rasa Marie Biskuit yang familiar bagi anak, sehingga tidak hanya bernutrisi tetapi juga mengenyangkan dan disukai.
MILKU Rasa Marie Biskuit mengandung vitamin D, kalsium, dan protein yang sama seperti varian MILKU lainnya, serta telah mengantongi label ‘Pilihan Lebih Sehat’ dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI).
Produk ini dirancang sebagai pilihan praktis untuk sarapan cepat maupun snacking sehat di sela aktivitas anak dan remaja.
Senior Product Manager MILKU, Wilson Salim, mengatakan inovasi varian rasa ini dihadirkan untuk mendukung pemenuhan nutrisi anak secara lebih mudah dan menyenangkan.
“Dengan kombinasi 2-in-1 antara susu sapi berkualitas dan lezatnya rasa Marie Biskuit, kami ingin menghadirkan pilihan praktis saat lapar atau sebagai camilan bernutrisi. Kandungan vitamin D, kalsium, dan protein di dalamnya diharapkan dapat membantu anak dan remaja tetap kuat dan aktif sepanjang hari,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu konsumen setia MILKU, Rihadatul Aisyah mengaku senang dengan hadirnya varian baru ini. Menurutnya, varian tersebut memiliki cita rasa unik karena menggabungkan susu dengan biskuit.
"Kebetulan saya dari kecil memang suka biskuit Marie. Terus ada varian susu ini tentunya ebih praktis. Apalagi rasanya juga enak dan tidak terlalu manis," ungkap gadis 11 tahun ini.
Diketahui, peluncuran varian baru ini juga dibarengi dengan penunjukan girl band remaja GLITTER sebagai Brand Ambassador MILKU. Sosok GLITTER dinilai merepresentasikan karakter anak Indonesia masa kini yang ceria, aktif, dan percaya diri sejalan dengan pesan nutrisi dan gaya hidup aktif yang ingin disampaikan MILKU.
Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH




