JAKARTA (Lentera) -Sutradara film animasi nominasi Oscar dan Tony "The Lion King", Roger Allers, meninggal dunia di usia 76 tahun.
Allers meninggal dunia secara mendadak di rumahnya di Santa Monica setelah sakit singkat, kata seorang juru bicara Disney Animation kepada The Hollywood Reporter, Minggu (18/1/2026) waktu setempat.
"Roger Allers adalah seorang visioner kreatif yang banyak kontribusinya untuk Disney akan terus dikenang oleh generasi mendatang,” kata CEO Disney Bob Iger dalam sebuah pernyataan.
Iger mendeskripsikan Allers sebagai sutradara yang memahami kekuatan penceritaan yang hebat, bagaimana karakter, emosi, dan musik yang tak terlupakan dapat bersatu untuk menciptakan sesuatu yang abadi.
"Karyanya membantu mendefinisikan era animasi yang terus menginspirasi penonton di seluruh dunia, dan kami sangat berterima kasih atas semua yang telah dia berikan kepada Disney. Hati kami bersama keluarga, teman, dan rekan kerjanya," ungkap Iger.
Produser Lion King, Don Hahn, dalam sebuah penghormatan mengatakan Roger adalah sosok orang yang membantunya melihat sesuatu lebih jelas, orang yang langka karena selalu ingin tahu, ceria, dan sangat manusiawi, selalu bersemangat untuk menceritakan kisah-kisah yang mengingatkan akan keajaiban dalam hidup.
"Dia tetap hidup dalam karyanya, dan di hati kita semua yang cukup beruntung mengenalnya," kata Hahn.
Lahir pada 29 Juni 1949 di Rye, New York, Allers menemukan kecintaannya pada animasi sejak usia muda dan kemudian meraih gelar seni rupa dari Arizona State University.
Ia memulai debut penyutradaraannya dengan film animasi The Lion King untuk Walt Disney Animation Studios bersama sutradara Rob Minkoff. Film ini sukses besar di box office, menghasilkan hampir 979 juta dolar AS di seluruh dunia, belum disesuaikan dengan inflasi, pada penayangan perdananya di bioskop, menjadikannya film terlaris tahun 1994.
Sebelum The Lion King, Allers mengerjakan beberapa film animasi Disney lainnya, termasuk Aladdin, Beauty and the Beast, The Little Mermaid, Oliver and Company, dan Rescuers Down Under . Ia juga membantu mengembangkan Tron tahun 1982 , film fitur besar pertama yang menggunakan CGI secara ekstensif.
Allers juga mengadaptasi skenario untuk musikal Broadway Lion King bersama Irene Mecchi, yang membuatnya mendapatkan nominasi Tony pada tahun 1998 untuk kategori buku musikal terbaik.
Dikutip Antara, pada tahun 2006, ia ikut menyutradarai film animasi Open Season untuk Sony Studios dan menulis serta menyutradarai adaptasi animasi dari The Prophet karya Kahlil Gibran pada tahun 2015.
Allers juga menerima nominasi Academy Award untuk film pendek animasi terbaik untuk film The Little Matchgirl tahun 2006.
Karya-karya lainnya termasuk Watership Down , The Bugs Bunny/Road-Runner Movie, Return to Never Land , Ted , Back to the Jurassic, dan Ted 2.
Allers meninggalkan anak-anaknya, Leah dan Aidan, serta pasangannya, Genaro (*)
Editor: Arifin BH





