30 January 2026

Get In Touch

Gempa M5,7 Getaran Terasa hingga Malang dan Bali

Pantauan kejadian gempa bumi dari BPBD Kabupaten Malang, Selasa (27/1/2026). (dok. Pusdalops BPBD Kab Malang)
Pantauan kejadian gempa bumi dari BPBD Kabupaten Malang, Selasa (27/1/2026). (dok. Pusdalops BPBD Kab Malang)

MALANG (Lentera) - Gempa bumi tektonik magnitudo M5,7 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami meskipun getaran dirasakan hingga wilayah Malang dan Bali.

"Gempa terjadi pada pukul 08.20.44 WIB. Berdasarkan hasil analisis terbaru BMKG, gempa memiliki magnitudo M5,7, setelah sebelumnya tercatat M5,5. Episenter gempa berada di koordinat 8,18° Lintang Selatan dan 111,33° Bujur Timur, atau tepatnya 24 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 122 kilometer," ujar Kepala Stasiun Geofisika Malang, Ma’muri, dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa (27/1/2026).

Dijelaskannya, gempa tersebut tergolong gempa bumi menengah yang dipicu oleh aktivitas deformasi batuan di dalam lempeng bumi.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat deformasi batuan dalam lempeng," katanya. 

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault. Meski demikian, Ma'muri dalam pernyataannya menegaskan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. "Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tegasnya.

Lebih lanjut, BMKG mencatat gempa dirasakan di sejumlah wilayah dengan tingkat intensitas berbeda. Di Pacitan, Karangkates, dan Tulungagung, gempa dirasakan dengan skala III–IV MMI, di mana getaran dirasakan

Sementara itu, getaran dengan skala III MMI dirasakan di wilayah Malang, Nganjuk, Ponorogo, dan Blitar, yang ditandai dengan getaran nyata di dalam rumah seakan ada truk melintas.

Gempa juga dirasakan di Madiun, Jember, Mojokerto, serta sejumlah wilayah di Bali seperti Denpasar, Kuta, dan Karangasem dengan skala II-III MMI. Adapun wilayah Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Semarang, Pasuruan, hingga Mataram merasakan getaran pada skala II MMI.

Ma'muri juga melaporkan hingga pukul 08.35 WIB, hasil pemantauan belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.