Meningkatnya Aktivitas Bukber di Bulan Ramadan, Diharapkan Bisa Tingkatkan Penerimaan Pajak Restoran
PALANGKA RAYA (Lentera) – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, mengharapkan penerimaan pajak restoran bisa meningkat saat bulan Ramadan 1447 Hijriah. Harapan tersebut seiring dengan warga yang melakukan kegiatan buka puasa bersama (Bukber).
Khemal Nasery mengatakan aktivitas Bukber umumnya melibatkan berbagai restoran, cafe, dan tempat makan lainnya, yang akan berdampak pada peningkatan transaksi konsumsi makanan dan minuman.
"Semakin banyak masyarakat yang melakukan kegiatan Bukber di tempat yang telah terdaftar sebagai objek pajak daerah, maka kontribusi pajak yang diterima Pemerintah Kota (Pemkot) juga semakin bertambah," papar Khemal, Kamis (29/1/2026).
Ia menerangkan, hal ini karena dalam setiap transaksi akan dikenakan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan minuman sebesar 10 persen, yang dikenal sebagai pajak restoran.
Khemal melanjutkan, jadi semakin banyak masyarakat yang memilih untuk Bukber di tempat yang telah terdaftar sebagai objek pajak daerah, maka kontribusi pajak yang akan diterima Pemkot juga semakin besar.
"Kontribusi yang diterima ini nantinya akan dipergunakan untuk peningkatan infrastruktur serta pembangunan kota Palangka Raya," jelasnya.
Ia berpendapat, tren peningkatan aktivitas Bukber selama Ramadan bisa menjadi tradisi yang positif, karena selain mempererat tali silaturahmi antar masyarakat, juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui pembayaran pajak.
Khemal berharap para pengusaha restoran secara konsisten tetap menjalankan kewajiban perpajakan dengan baik. "Kami mengingatkan, pajak restoran merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang penting," ungkapnya.
Ia menambahkan, dengan meningkatnya penerimaan pajak dari sektor ini, diharapkan Pemkot dapat lebih maksimal dalam menyediakan fasilitas dan layanan publik yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.
Khemal menyatakan, DPRD akan terus mengawasi agar penerimaan dan penggunaan pajak berjalan secara transparan dan akuntabel.
"Harapannya, momentum Ramadhan tidak hanya menjadi momen ibadah dan silaturahmi, selain itu menjadi sarana bagi warga untuk berkontribusi terhadap pembangunan Kota kita tercinta," pungkasnya. (*)
Reporter : Novita
Editor : Lutfiyu Handi




