30 January 2026

Get In Touch

Fraksi NasDem DPRD Jatim Perkuat Peran NasDem Muda dalam Politik dan Ketahanan Pangan

Anggota Fraksi NasDem DPRD Jatim, Deni Prasetyo,.
Anggota Fraksi NasDem DPRD Jatim, Deni Prasetyo,.

SURABAYA (Lentera) – Fraksi Partai NasDem DPRD Jawa Timur membuka ruang kolaborasi dengan NasDem Muda Surabaya dalam upaya memperkuat peran generasi muda di bidang politik, pemerintahan, dan isu strategis daerah, termasuk ketahanan pangan.

Hal tersebut disampaikan dalam audiensi puluhan kader NasDem Muda Surabaya dengan Fraksi NasDem DPRD Jawa Timur di ruang Fraksi NasDem DPRD Jatim, Kamis (29/01/2026).

Anggota Fraksi NasDem DPRD Jatim, Deni Prasetyo, didampingi Mirza Ananta, menyambut positif kunjungan tersebut. Menurut Deni, pertemuan ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi NasDem Muda terkait tugas dan fungsi DPRD Jawa Timur serta peran Fraksi NasDem dalam pemerintahan provinsi.

“Fraksi NasDem DPRD Jatim memiliki 10 orang anggota yang tersebar di seluruh alat kelengkapan dewan, seperti di komisi-komisi, badan anggaran, badan musyawarah maupun badan kehormatan,” ungkap Deni Prasetyo.

Deni menjelaskan, fungsi utama DPRD Jatim meliputi legislasi, penganggaran APBD provinsi, serta pengawasan terhadap kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur beserta organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Terkait kinerja fraksi, Deni mencontohkan pengawalan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi dalam menjaga ketahanan pangan. Ia menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki peran strategis sebagai lumbung pangan nasional.

“Ketahanan pangan tak lepas dari sektor pertanian dan peternakan. Tentu Fraksi NasDem juga melakukan pengawalan dan berusaha mencarikan solusi terhadap berbagai persoalan yang muncul,” terangnya.

Ia menyebut sejumlah persoalan yang masih dihadapi sektor pertanian, seperti minimnya regenerasi petani, alih fungsi lahan pertanian, belum meratanya bantuan alat dan mesin pertanian, serta ketersediaan pupuk subsidi.

Deni juga mendorong NasDem Muda untuk terlibat aktif dengan menjadi petani muda guna menjaga ketahanan pangan nasional dan membuka lapangan kerja. Menurutnya, sektor pertanian saat ini telah mengalami modernisasi.

“Menjadi petani sekarang ini tidak lagi identik dengan baju kotor dan berlumpur,” katanya.

Namun demikian, Deni mengakui masih minimnya sosialisasi program pemerintah kepada generasi muda sehingga menyulitkan akses terhadap program tersebut.

Selain itu, Fraksi NasDem DPRD Jatim berharap kolaborasi dengan NasDem Muda Surabaya dapat berlangsung secara berkelanjutan dan intens melalui berbagai kegiatan kedewanan.

“Fraksi NasDem nantinya bukan hanya mengakomodir masukan dari NasDem Muda tetapi juga ikut mengawal ide dan gagasan generasi muda yang konstruktif dan positif,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua NasDem Muda Surabaya, Musyafa Amalia, mengapresiasi keterbukaan Fraksi NasDem DPRD Jatim dalam menjalin kolaborasi. Ia mengaku banyak mendapatkan pengetahuan politik dan pemerintahan dari audiensi tersebut.

“Dengan Fraksi NasDem DPRD Jatim baru pertama kali,” ujarnya.

Musyafa berharap kolaborasi ini dapat berkesinambungan dan memperkuat peran NasDem Muda Surabaya, sekaligus mendorong keterwakilan Dapil Surabaya di DPRD Jawa Timur ke depan.

Ia juga menilai keterlibatan generasi muda dalam kebijakan pemerintah masih minim dan cenderung bersifat seremonial.

“Kami berharap ada revisi terhadap UU Kepemudaan, mempermudah ijin usaha UMKM bagi anak muda dan membuka seluas-luasnya lapangan kerja bagi anak muda,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Pradhita
Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.