02 February 2026

Get In Touch

Tiga Langkah Strategis Gubernur Dedi Mulyadi Atasi Banjir di Bekasi 

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (foto:ist/dok.Kompas.com)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (foto:ist/dok.Kompas.com)

BANDUNG (Lentera) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan tiga langkah strategis, untuk mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah Bekasi. 

Upaya tersebut difokuskan pada evaluasi total tata ruang menyusul adanya kesalahan alih fungsi lahan resapan air. 

Dedi menilai, persoalan banjir di Bekasi tak lepas dari masifnya pembangunan di kawasan persawahan dan rawa yang seharusnya berfungsi sebagai daerah tangkapan air. 

"Saya terus mencari solusi untuk banjir di Bekasi. Satu, membuat surat edaran agar seluruh perumahan pemukiman yang dibangun di area yang terlarang itu dihentikan," kata Dedi dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya dan telah dikonfirmasi Kompas.com dikutip, Minggu (1/2/2026). 

Langkah kedua, Dedi mendorong adanya perubahan rencana tata ruang di tingkat daerah. Menurutnya, pemerintah kabupaten dan kota harus memiliki keberanian untuk mengembalikan fungsi lahan sesuai peruntukannya agar beban lingkungan tidak semakin berat. 

"Yang kedua, agar pemerintah kabupaten dan kota melakukan perubahan tata ruang, termasuk pemerintahan provinsi," tambah mantan Bupati Purwakarta tersebut. 

Dedi menekankan, bahwa ketegasan dalam perizinan menjadi kunci utama agar titik banjir tidak terus bertambah akibat munculnya pemukiman baru di zona rawan. 

Selain pembenahan regulasi, pembangunan infrastruktur penampung air menjadi kebutuhan mendesak. Pemprov Jabar kini tengah mendorong percepatan pembangunan Danau Cibeet sebagai solusi jangka panjang untuk menampung limpasan air saat curah hujan tinggi. 

"Yang ketiga, saya sudah bertemu dengan menteri PU untuk melakukan percepatan pembangunan Danau Cibeet. Ini juga solusi dan baru selesai 2028," tutur Dedi. 

Sambil menunggu proyek besar tersebut rampung, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah antisipasi jangka pendek. Dedi mengaku, telah berkoordinasi dengan pihak otoritas sungai untuk memastikan ketahanan infrastruktur yang sudah ada. 

"Berikutnya adalah, saya juga sudah meminta kepala BBWS untuk memperkuat tanggul-tanggul sehingga tidak mudah untuk jebol," imbuh Dedi.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.