08 February 2026

Get In Touch

Sidang Senat PTNBH di Unair, Jusuf Kalla Minta Perguruan Tinggi Menjadi Pilar Penentu Masa Depan Bangsa

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Muhammad Jusuf Kalla.
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Muhammad Jusuf Kalla.

SURABAYA (Lentera) – Tantangan global yang kian kompleks menuntut perguruan tinggi untuk menjadi pilar penentu masa depan bangsa, khususnya di tengah tekanan ekonomi global. Sehingga, perguruan tinggi tidak hanya menjaga tradisi keilmuan, tetapi juga mengambil peran strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Muhammad Jusuf Kalla (JK), dalam  Sidang Paripurna Majelis Senat Akademik (MSA) Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) yang digelar di Universitas Airlangga (Unair), Jumat (6/2/2026).

Dalam forum yang diikuti 195 peserta dari 24 PTNBH itu JK juga menandaskan bahwa Majelis Senat Akademik yang terdiri dari para profesor dan ilmuwan memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menjaga kualitas akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter dan arah kebijakan pendidikan nasional.

“Senat itu adalah para profesor, para ilmuwan. Mereka bukan hanya menjaga keilmiahan, tetapi juga ikut menentukan arah bangsa melalui pendidikan,” ucapnya.

Ia menuturkan, karakter perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada pencapaian akademik semata.

Selain itu, institusi pendidikan tinggi harus mampu melahirkan pemikiran dan keputusan yang berdampak langsung bagi masyarakat dan negara.

“Keilmuan itu harus disertai kemampuan mengambil keputusan yang berdampak bagi masyarakat dan negara. Pendidikan harus terus ditingkatkan agar sejalan dengan kebutuhan zaman,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Amanah
Editor : Lutfiyu Handi

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.