KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memilih menanti klarifikasi langsung dari Menteri Agama (Menag)!terkait penggunaan fasilitas jet pribadi milik pengusaha sekaligus Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO). Lembaga antirasuah menilai penjelasan sukarela dari Nasaruddin Umar penting untuk memastikan ada atau tidaknya unsur gratifikasi dalam perjalanan tersebut. Polemik bermula saat dokumentasi perjalanan yang beredar menunjukkan Menag menggunakan jet pribadi berwarna putih dengan logo perusahaan milik Ketua Umum Partai Hanura itu. Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, sebelum melanjutkan perjalanan darat ke Takalar, Sulawesi Selatan. Disebut, pada 15 Februari 202 itu Menag menghadiri peresmian fasilitas keagamaan yang disebut sebagai Balai Sarkiah atas undangan OSO. Kemenag dalam pernyataan resmi menjelaskan penggunaan jet pribadi itu dilakukan karena keterbatasan waktu dalam agenda kerja. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lenteratoday.com/upload/Epaper/19022026.pdf




.jpg)

