23 February 2026

Get In Touch

Kini BPJS Kesehatan Dikomandani Purnawirawan TNI (Koran Jumat, 20 Februari 2026)

PENONAKTIFAN  massal peserta bantuan iuran (PBI), rencana kenaikan iuran pada 2026, hingga penghapusan sistem kelas menjadi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Di tengah kegaduhan tersebut, Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan periode 2026–2031.Jabatan tersebut resmi diamanahkan mulai 19 Februari 2026 melalui Keputusan Presiden Nomor 17/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Pengawas serta Keanggotaan Direksi BPJS Kesehatan. Diketahui, Ali Ghufron Mukti telah menjabat sebagai Dirut sejak 2021. Masa jabatannya berakhir pada Februari 2026.Polemik penonaktifan 11 juta peserta PBI diperkirakan menjadi salah satu tugas besar jajaran pengelola baru. Tak hanya itu, dalam keputusan tersebut juga diangkat tujuh anggota dewan pengawas (dewas) dan direksi.Proses seleksi Direksi BPJS Kesehatan sebelumnya juga menuai kontroversi. Panitia Seleksi (Pansel) digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta pada Januari 2026. Para penggugat meminta majelis hakim memerintahkan pansel menunda proses seleksi calon anggota Dewan Pengawas dan calon anggota Direksi BPJS Kesehatan masa jabatan 2026–2031.Perkembangan terbaru, perkara dengan nomor PTUN.JKT-05012026M53 belum diputus dan masih dalam proses persidangan per Januari 2026. Majelis Hakim PTUN Jakarta menyatakan gugatan memenuhi syarat untuk dilanjutkan. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lenteratoday.com/upload/Epaper/20022026.pdf

Share:
img
Author

Fitriyanti

Lentera Today.
Lentera Today.