"Seafood Tumpah" Sajian di Atas Wajan, Daya Tarik Program Ramadhan Premier Place Hotel Surabaya Airport
SURABAYA (Lentera) – Sajian Seafood Tumpah yang dimasak langsung di atas wajan besar menjadi daya tarik utama program buka puasa “Kampoeng Ramadhan – Pesisir Nusantara” di Premier Place Hotel Surabaya Airport tahun ini.
Aroma rempah yang mengepul dan suara tumisan hasil laut menghadirkan sensasi berbuka ala kampung pesisir yang hangat dan menggugah selera.
Konsep kampung pesisir Indonesia dihadirkan tidak hanya lewat dekorasi, tetapi juga melalui pengalaman kuliner interaktif di area live cooking bertajuk “Wajan Bahari”. Di sudut inilah Seafood Tumpah diracik langsung di depan tamu, memadukan kerang, udang, cumi, dan aneka hasil laut lainnya dengan bumbu khas bercita rasa pedas gurih.
Executive Chef Premier Place Hotel Surabaya Airport, Andy Abidin, mengatakan olahan ikan dan hasil laut memang menjadi bintang utama dalam program Ramadan kali ini.
“Menu seperti Ikan Woku, Ikan Bumbu Bali, Ikan Sambal Matah hingga Wajan Bahari Seafood Tumpah kami sajikan dengan racikan rempah yang kuat dan teknik memasak yang menjaga cita rasa aslinya. Dengan konsep live cooking, tamu tidak hanya menikmati hidangan, tetapi juga pengalaman melihat proses memasaknya secara langsung,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Sensasi visual dan aroma yang tercipta dari proses memasak di wajan besar itu menjadi magnet tersendiri. Tamu dapat menyaksikan langsung bumbu ditumis, seafood dimasukkan satu per satu, hingga hidangan tersaji hangat menjelang waktu berbuka.
Tak hanya Seafood Tumpah, area “Etalase Berkah Nusantara” menghadirkan lebih dari 70 varian menu yang berganti setiap hari. Beragam olahan ikan seperti Ikan Asam Pedas, Lorjuk, hingga kerang tersaji berdampingan dengan menu daging seperti Rendang Daging Kentang, Tongseng Daging, dan Kalio Daging.
"Untuk pilihan sayurannya asa Sayur Lodeh Jadul, Plecing Kangkung, Urap Sayur, hingga Gulai Nangka," ucapnya.
Sementara itu, Food & Beverage Manager Premier Place Hotel Surabaya Airport, Inwan Tamim, menuturkan kekayaan menu pesisir menjadi pembeda utama Ramadan tahun ini.
“Lebih dari 70 pilihan hidangan Nusantara kami siapkan dan berganti setiap hari. Kami ingin tamu benar-benar merasakan perjalanan rasa dari berbagai wilayah Indonesia, terutama kekayaan kuliner pesisir yang jarang ditemui di buffet hotel,” katanya.
Beragam stall seperti martabak, terang bulan, samosa, kebab, serta aneka gorengan hangat turut meramaikan suasana berbuka. Untuk penutup, tersedia jajanan pasar, pudding, aneka cake, serta minuman khas Ramadan seperti Es Campur, Es Dawet, Es Oyen, dan Es Tape Cincau.
Selain sajian kuliner, Kampoeng Ramadhan juga dimeriahkan live music setiap hari, daily doorprize, serta grand prize berupa satu paket umroh gratis persembahan Safari Hajj & Umrah yang akan diundi di akhir periode program.
Program berbuka puasa ini dibanderol Rp175.000 nett per orang, dengan promo early bird hingga 25 Februari 2026 seharga Rp140.000 nett per orang. Hotel juga menyediakan venue private untuk acara buka puasa bersama keluarga, komunitas, maupun korporasi dengan harga Rp140.000 nett per orang minimal pemesanan 30 orang.
Program Kampoeng Ramadhan – Pesisir Nusantara berlangsung hingga 18 Maret 2026, menghadirkan pengalaman berbuka yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga membawa tamu seolah pulang ke kampung pesisir melalui sajian Seafood Tumpah yang menjadi primadona tahun ini.
Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH





