SURABAYA ( Lentera ) - Buah Sukun selama ini dikenal sebagai bahan camilan seperti keripik dan gorengan di Indonesia. Di beberapa negara disebut sebagai superfood, yaitu makanan yang dinilai sangat kaya nutrisi dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Sukun (Artocarpus Altilis) adalah buah tropis berukuran besar dengan kulit kasar dan daging buah yang empuk. Secara tekstur sukun yang dimasak mirip dengan roti atau kentang, sehingga dalam sejumlah budaya tropis sering dijadikan sebagai makanan pokok.
Popularitas sukun meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan perhatian dunia terhadap pola makan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Media makanan global seperti Food & Wine mengangkat buah ini sebagai contoh makanan tropis yang kaya nutrisi dan menarik untuk dikembangkan sebagai alternatif pangan sehari-hari.
Buah ini tumbuh subur di hampir seluruh wilayah tropis, termasuk Indonesia, kawasan Pasifik, Karibia, Afrika, dan Amerika Tengah. Di Amerika Serikat, khususnya di Hawaii, sukun dikenal dengan nama lokal ulu dan menjadi bagian dari tradisi kuliner setempat. Di Indonesia sendiri, produksi sukun tersebar luas dari Jawa hingga luar Pulau Jawa, meskipun pemanfaatannya masih terbatas pada jajanan lokal.
Buah sukun kandungan nutrisinya banyak. Sukun menyediakan karbohidrat kompleks yang dicerna lebih lambat oleh tubuh, sehingga memberi energi lebih stabil dibandingkan nasi putih dan roti olahan yang umumnya mengandung karbohidrat sederhana. Serat dalam buah sukun juga membantu memperlancar pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama, aspek yang sering dihubungkan dengan pengendalian berat badan dan kesehatan metabolik.
Buah sukun kaya akan antioksidan seperti vitamin C dan fitonutrien lain yang membantu tubuh melawan radikal bebas dan mendukung sistem kekebalan tubuh. Dalam tinjauan gizi internasional, buah ini bahkan dikatakan memiliki profil asam amino yang lengkap, termasuk kesembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh, sesuatu yang tidak lazim ditemukan pada kebanyakan sumber karbohidrat nabati.
Sukun diolah agar bisa menggantikan peran nasi atau roti dalam menu sehari-hari. Caranya sangat beragam. Sukun yang dipanen saat masih muda atau setengah matang bisa direbus, dipanggang, atau digoreng sesuai selera. Selain disajikan utuh, sukun juga bisa diolah menjadi tepung sukun yang fleksibel digunakan untuk membuat hidangan lainnya seperti sup, tumisan, bahkan roti dan kue sehat. Tepung sukun menawarkan pilihan gluten-free dan lebih kaya serat daripada tepung terigu biasa, sehingga menarik minat para pembuat makanan sehat dan komunitas bebas gluten.
Selain dimasak langsung, sukun dapat dicampurkan ke dalam resep tradisional untuk menggantikan nasi atau roti dalam hidangan utama. Misalnya, sukun rebus dapat dipadukan dengan sayuran atau lauk pauk sebagai pengganti nasi, atau tepung sukun dipakai sebagai bahan dasar pancake, muffin, hingga roti panggang yang lebih bernutrisi. (Nabillatul – Mahasiswa UINSA, berkontribusi dalam tulisan ini)
Beberapa Ide resep olahan sukun sehat dan lezat
1. Sukun Kukus Sambal (Paling Sehat)
Cara ini menjaga nutrisi tanpa tambahan lemak jenuh.
Bahan: 1 buah sukun matang (tekstur padat/tidak terlalu lunak).
Cara: Kupas sukun, cuci bersih, dan potong sesuai selera. Kukus selama 15-20 menit hingga empuk. Sajikan dengan sambal tomat atau sambal kelapa.
2. Bubur Sukun Kacang Hijau (Menu MPASI/Diet)
Bahan: 100g sukun (kupas, kukus, haluskan), 50g kacang hijau (rebus hingga lunak), 150ml air/santan encer, ASI/Formula.
Cara: Rebus kacang hijau dan sukun halus dengan air/santan hingga menyatu menjadi bubur. Tambahkan ASI/formula setelah hangat.
3. Sukun Goreng Geprek (Versi Rendah Minyak)
Bahan: 1/2 buah sukun (kupas, potong-potong), garam, air, minyak kelapa/minyak sehat lainnya.
Cara: Rendam potongan sukun dalam air garam selama 10 menit. Goreng setengah matang, angkat. Geprek (pipihkan) sukun, lalu goreng kembali hingga matang kecoklatan. Cara ini lebih sedikit menyerap minyak daripada tepung.
4. Camilan Sukun Panggang/Air Fryer
Bahan: Sukun potong tebal, sedikit minyak zaitun, garam, bubuk paprika.
Cara: Lumuri sukun dengan sedikit minyak dan bumbu. Panggang menggunakan air fryer pada suhu 180°C selama 15-20 menit hingga crispy. (*)






