28 February 2026

Get In Touch

Ketahui Jenis-jenis Stretch Mark dan Cara Menyamarkannya

Ketahui Jenis-jenis Stretch Mark dan Cara Menyamarkannya

SURABAYA ( LENTERA ) - Stretch mark menjadi salah satu perubahan kulit yang kerap dialami perempuan selama masa kehamilan. Seiring pertumbuhan janin, ukuran perut akan semakin membesar dan membuat kulit meregang dalam waktu relatif singkat. Proses peregangan inilah yang memicu munculnya guratan-guratan halus di permukaan kulit.

Tak hanya di perut, stretch mark juga umum ditemukan di area paha, payudara, hingga pinggul. Dalam istilah medis, kondisi ini dikenal sebagai striae. Meski tidak berbahaya dan tidak menimbulkan gangguan kesehatan serius, keberadaannya sering kali membuat sebagian ibu merasa kurang percaya diri. Kabar baiknya, stretch mark tetap bisa dirawat sesuai jenis dan fasenya agar tampak lebih samar.
Perbedaan Stretch Mark Merah dan Putih
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Matahari Arsy, Sp.KK, menjelaskan bahwa secara medis stretch mark terbagi menjadi dua jenis utama, yakni striae rubra dan striae alba.

Striae Rubra (Merah)

Striae rubra merupakan stretch mark yang masih baru muncul. Pada fase ini, guratan terlihat berwarna merah, merah muda, atau keunguan. Warna tersebut muncul karena masih adanya proses peradangan serta aktivitas pembuluh darah di lapisan kulit. Ciri-cirinya striae rubra adalah berwarna kemerahan, pink, atau keunguan. Terkadang munculnya disertai rasa gatal ringan. Pada fase ini perawatan cenderung mudah dan lebih baik karena masih dalam fase awal, perawatan dinilai lebih efektif karena jaringan kulit belum mengalami perubahan permanen.

Striae Alba (Putih)

Sementara itu, striae alba adalah stretch mark yang sudah memasuki fase lanjut. Warnanya tampak lebih pucat atau putih karena proses peradangan telah mereda dan jaringan kulit mengalami perubahan struktur. Ciri-ciri dari stretch mark striae alba adalah berwarna putih atau lebih terang dari warna kulit (pada Sebagian orang bisa tampak lebih gelap), tekstur kulit menjadi tipis dan tampak sedikit cekung. Pada fase ini, perawatan cenderung membutuhkan waktu yang kebih lama karena stretch mark tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, tetapi masih bisa diperbaiki melalui perawatan yang tepat.

Perawatan yang Dapat Dilakukan
Menurut dr. Matahari, stretch mark tidak bisa hilang total, namun dapat dibuat lebih samar baik dari segi warna maupun tekstur. Beberapa langkah perawatan yang dapat dilakukan antara lain:

Menggunakan pelembap secara rutin
Pelembap membantu menjaga elastisitas dan hidrasi kulit, sehingga kulit lebih lentur saat mengalami peregangan.
Konsultasi ke dokter untuk tindakan medis tertentu

Terapi seperti laser maupun prosedur regeneratif seperti secretome atau salmon DNA dapat dipertimbangkan sesuai kondisi kulit dan indikasi medis.
Menerapkan pola hidup sehat dan asupan gizi seimbang

Konsumsi protein, vitamin C, vitamin E, serta zinc berperan dalam mendukung pembentukan kolagen dan menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh.
Terkait konsumsi kolagen, dr. Matahari menekankan bahwa asupan nutrisi yang cukup dari makanan tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga kualitas kulit. “Perubahan berupa pemudaran warna atau perbaikan tekstur biasanya mulai terlihat setelah 1-2 bulan dengan perawatan yang konsisten,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Meski demikian, hasil perawatan dapat berbeda pada setiap individu, tergantung pada kondisi kulit, usia, hingga faktor genetik. (Inna Muhimmatul Adzmiyah – UINSA berkontribusi dalam tulisan ini)

Pantangan Agar Stretch Mark Tidak Semakin Melebar
Selain melakukan perawatan, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari agar stretch mark tidak bertambah parah atau melebar:
Menggaruk area yang terasa gatal
Rasa gatal sering muncul pada fase awal. Menggaruk justru dapat merusak lapisan kulit dan memperparah guratan. Sebaiknya oleskan pelembap atau kompres dingin untuk meredakan rasa tidak nyaman.
Membiarkan kulit dalam kondisi sangat kering
Kulit yang kering lebih rentan mengalami kerusakan saat meregang. Kurangnya hidrasi dapat membuat stretch mark tampak lebih jelas dan melebar.
Kenaikan berat badan yang terlalu drastic
Peningkatan berat badan secara cepat membuat kulit teregang lebih ekstrem. Mengontrol kenaikan berat badan sesuai anjuran dokter dapat membantu meminimalkan risiko guratan semakin luas.
Menggunakan produk sembarangan tanpa konsultasi
Tidak semua produk aman, terutama untuk ibu hamil. Penggunaan bahan aktif tertentu tanpa pengawasan dokter dapat menimbulkan iritasi yang memperburuk kondisi kulit.
Kurang asupan cairan dan nutrisi penting
Dehidrasi serta kekurangan protein dan vitamin pendukung kolagen dapat menurunkan elastisitas kulit, sehingga stretch mark lebih mudah terbentuk dan melebar.(*)
 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.