
Blitar - Sehari jelang pembukaan pendaftaran cabup dan cawabup Kabupaten Blitar 4-6 September 2020 di KPU, pasangan incumbent Rijanto - Marhaenis Urip Widodo (RIDO) kembali mendapat tambahan dukungan dari 2 parpol yakni Gerindra dan PPP.
Dengan adanya tambahan 2 parpol ini, total ada 6 parpol yang tergabung dalam koalisi yakni PDIP, Nasdem, Demokrat, Golkar, Gerindra dan PPP.
Dalam 2 hari ini, ada 3 parpol yang menyampaikan kepastian sikap politiknya dalam Pilbup Blitar Tahun 2020 yaitu Golkar, Gerindra dan PPP. Rekomendasi dari DPP Partai Golkar diserahkan langsung kepada cabup incumbent Rijanto, Rabu (2/9/2020) malam di Kantor DPD Golkar Jatim. Demikian juga rekomendasi dari PPP, juga diserahkan hari ini di Kantor DPW PPP Jatim.
Sementara kepastian rekomendasi dari Partai Gerindra, disampaikan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Blitar, Mujib ketika dikonfirmasi media melalui sambungan telepon membenarkan jika DPP Partai Gerindra telah memutuskan merekomendasi pasangan Rijanto - Marhaenis Urip Widodo (RIDO) sebagai cabup dan cawabup pada Pilkada Kabupaten Blitar Tahun 2020. "Ini merupakan keputusan partai, setelah melakukan komunikasi politik dengan berbagai partai lainnya," ujar Mujib, Kamis (3/9/2020).
Semula Gerindra yang memiliki 6 kursi parlemen, berniat mengusung paslon sendiri untuk maju dalam Pilbup Blitar. "Tapi adanya dinamika politik, serta hasil komunikasi dengan partai lain dan pertimbangan DPC, DPD dan DPP akhirnya diputuskan untuk merekomendasi Pak Rijanto dan Pak Marhaenis," ungkapnya.
Rencananya rekomendasi berupa Keputusan DPP Partai Gerindra No : 08.761/B.1-KWK/DPP-Gerindra/2020 tentang persetujuan pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Blitar, yang ditandatangani oleh Ketua Pembina/Ketua Umum, Prabowo Subianto dan Sekjen, Ahmad Muzani diatas materai dan berstempel basah tersebut. Akan diserahkan dengan acara sederhana, karena mengingat masih dalam pandemi Covid-19. "Tidak ada acara deklarasi yang besar, hanya seremony sederhana untuk penyerahan besok," imbuh Mujib yang mengaku sedang perjalanan kembali ke Blitar.
Dengan kekuatan 6 parpol ini, pasangan incumbent RIDO menguasai mayoritas kursi di DPRD Kabupaten Blitar. Dimana PDIP (19 kursi), Nasdem (2 kursi), Demokrat (2 kursi), Golkar (3 kursi), Gerindra (6 kursi) dan PPP (1 kursi) maka total ada 33 kursi dari 50 kursi yang ada.
Sementara lawan incumbent dalam Pilbup tahun 2020 ini, adalah pasangan Rini Syarifah (Mak Rini) - Santoso yang diusung PKB dan PAN. Jika melihat kecenderungan sikap politik PKS, diprediksi akan bergabung dengan PKB. Sehingga total kekutan kursi di parlemen pasangan Mak Rini - Santoso adalah 17 kursi terdiri dari PKB 9 kursi, PAN 7 kursi dan PKS 1 kursi. (ais)