28 March 2026

Get In Touch

Meski Konflik di Timur Tengah, Pemerintah Pastikan Pemberangkatan Haji Tetap Sesuai Jadwal

Menteri Haji dan Umrah, KH Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan.(sutono abdillah)
Menteri Haji dan Umrah, KH Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan.(sutono abdillah)

JOMBANG (Lentera) — Pemerintah memastikan jadwal pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2026 tetap berjalan sesuai rencana, meski situasi di Timur Tengah tengah memanas akibat perang Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Hal tu ditegaskan Menteri Haji dan Umrah, KH Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) menjawab pertanyaan wartawan terkait jadwal keberangkatan jemaah haji Indonesia, di kediamannya Kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Sabtu (28/3/2026).

“Sampai hari ini belum ada perubahan. Kita masih tetap tanggal 21 April jemaah haji masuk asrama haji, tanggal 22 April berangkat,” ujar Gus Irfan.

Dijelaskan, seluruh persiapan penyelenggaraan ibadah haji telah dilakukan secara matang oleh pemerintah. Mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga kesiapan teknis lainnya telah dipastikan siap.

“Ibarat orang mau mantu, kita sudah bayar gedung, katering, EO (Event Organizer), seragam juga sudah siap. Termasuk KUA juga sudah siap untuk penghulunya. Jadi tinggal menunggu hari pelaksanaan,” kata putra politisi PPP, almarhum KH Yusuf Hasyim itu.

Menurutnya, kondisi tersebut serupa dengan penyelenggaraan ibadah haji yang seluruh persiapannya telah rampung, sehingga tinggal menunggu waktu pemberangkatan.

Meski demikian, pemerintah tetap memantau perkembangan situasi di Timur Tengah. Gus Irfan berharap konflik yang terjadi dapat segera mereda demi kelancaran pelaksanaan ibadah haji umat Islam dari seluruh dunia.

“Kita berharap pertikaian di Timur Tengah bisa segera menurun dan semua pihak menghormati proses ibadah haji,” ujar Gus Irfan yang juga cucu pendiri NU KH Hasyim Asyari ini.

Ditambahkan, dengan adanya penghormatan terhadap pelaksanaan ibadah haji, diharapkan ketegangan di kawasan tersebut dapat ditekan sehingga para jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman.

“Dengan begitu, umat Islam bisa melaksanakan haji dengan tenang dan menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

 

Reporter: Sutono Abdillah/Editor: Ais

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.