10 April 2026

Get In Touch

Sulap Kulit Nanas Jadi Tepache, Probiotik Alami ala Meksiko

Sulap Kulit Nanas Jadi Tepache, Probiotik Alami ala Meksiko

SURABAYA ( LENTERA ) - Buah nanas memang terkenal karena rasanya yang segar dan kandungan vitamin C-nya yang melimpah. Selain itu, buah ini dikenal baik untuk pencernaan. Tetapi, pada bagian kulitnya menyimpan banyak potensi yang tidak kalah menaraik.

Ternyata, kulit nanas bisa diubah menjadi tepache, minuman fermentasi khas Meksiko. Caranya sederhana: kulit nanas direndam dengan air dan gula, lalu dibiarkan beberapa hari hingga fermentasi terjadi. Hasilnya adalah minuman segar dengan paduan rasa manis dan asam yang unik.
Kulit nanas kini mulai dilirik karena kaya akan enzim, antioksidan, dan mikroorganisme alami yang muncul selama proses fermentasi. Kombinasi kandungan ini dipercaya mendukung kesehatan pencernaan sekaligus memperkuat daya tahan tubuh.

Minuman fermentasi seperti tepache terasa pas setelah periode makan berat, misalnya saat Lebaran. Hidangan bersantan, daging berlemak, dan kue manis sering membuat pencernaan bekerja ekstra, yang bisa menimbulkan perut kembung, sembelit, rasa tidak nyaman di lambung, hingga tubuh cepat lelah.
Fermentasi kulit nanas menghadirkan bakteri baik yang membantu menyeimbangkan usus. Begitu pencernaan mulai stabil, tubuh pun biasanya terasa lebih ringan setelah beberapa hari menjalani pola makan berat saat Lebaran.

Manfaat Kalium dalam Menjaga Hipertensi Terkontrol
Studi ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal Eduhealth tahun 2025 menunjukkan bahwa kulit nanas kaya akan kalium. Mineral ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh sekaligus mendukung fungsi sistem peredaran darah.

Kalium juga dikenal membantu mengontrol tekanan darah. Dengan asupan kalium yang cukup, tubuh dapat menyeimbangkan kadar natrium, sehingga tekanan pada pembuluh darah bisa berkurang hal ini terutama penting setelah periode makan tinggi garam dan lemak, seperti saat Lebaran.
Hidangan khas Lebaran yang banyak mengandung santan, garam, dan bumbu kuat bisa membuat tekanan darah meningkat bagi sebagian orang. Minuman fermentasi dari kulit nanas, seperti tepache, menyediakan kalium dan senyawa alami lain yang membantu tubuh menyeimbangkan kembali metabolisme setelah pola makan berat.

Kulit Nanas yang Difermentasi Bisa Membantu Kesehatan Usus
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients tahun 2022 menunjukkan bahwa makanan dan minuman fermentasi dapat meningkatkan keragaman serta keseimbangan mikrobiota usus. Keragaman bakteri baik ini berkaitan erat dengan kesehatan pencernaan dan sistem kekebalan tubuh.
Selama Lebaran, pola makan yang berubah, terutama konsumsi makanan tinggi lemak dan gula, bisa membebani pencernaan. Akibatnya, perut kembung, sembelit, atau rasa penuh sering muncul.

Minuman fermentasi seperti tepache menghadirkan bakteri baik dari kulit nanas. Kehadiran mikroorganisme ini membantu menyeimbangkan kembali lingkungan usus, sehingga pencernaan terasa lebih nyaman dan tubuh pun lebih ringan.

Enzim Bromelain Bantu Lancarkan Pencernaan
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Food Chemistry menunjukkan bahwa nanas mengandung enzim bromelain, yang berperan memecah protein selama pencernaan. Enzim ini tidak hanya membantu tubuh mengolah makanan tinggi protein, tetapi juga memiliki sifat antiinflamasi yang bisa meredakan peradangan ringan dalam tubuh.

Selama Lebaran, hidangan tinggi protein dan lemak sering membuat tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna makanan. Akibatnya, perut terasa penuh, kembung, dan buang air besar bisa tidak lancar.

Sifat antiinflamasi bromelain juga membantu meredakan ketidaknyamanan pada saluran pencernaan setelah makan berat. Dengan pencernaan yang lebih tenang, pergerakan usus kembali normal. Itulah sebabnya minuman fermentasi dari kulit nanas, seperti tepache, sering dikaitkan dengan manfaat membantu mengatasi sembelit pasca Lebaran.

Manfaat Antioksidan dalam Menetralisir Radikal Bebas
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Eduhealth tahun 2025 menunjukkan bahwa kulit nanas kaya akan senyawa bioaktif, termasuk antioksidan. Studi lain juga menyebutkan bahwa proses fermentasi pada buah dapat meningkatkan kandungan senyawa fenolik dan aktivitas antioksidan. Senyawa ini membantu menetralkan radikal bebas yang terbentuk selama metabolisme tubuh.

Radikal bebas cenderung meningkat saat tubuh mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula, seperti hidangan bersantan, gorengan, dan kue manis yang banyak hadir selama Lebaran. Kondisi ini membuat metabolisme bekerja lebih keras, sehingga tubuh mudah lelah dan pencernaan terasa kurang nyaman.
Minuman fermentasi seperti tepache menghadirkan kombinasi probiotik dan antioksidan dari kulit nanas. Kandungan ini membantu tubuh melawan radikal bebas sekaligus mendukung keseimbangan pencernaan. Saat pencernaan kembali stabil, tubuh pun terasa lebih ringan setelah beberapa hari menjalani pola makan berat. (Itqiyah- Mahasiswa UINSA berkontribusi dalam tulisan ini).

 

Kandungan utama kulit nanas beserta manfaat kesehatannya:

Enzim Bromelain: Senyawa paling penting dalam kulit nanas yang bersifat anti-inflamasi (anti-peradangan). Enzim ini membantu memecah protein sehingga sangat efektif untuk melancarkan pencernaan dan dipercaya dapat membantu meredakan batuk berdahak.
Vitamin C: Berperan sebagai antioksidan kuat untuk meningkatkan sistem imun tubuh dan mendukung pembentukan kolagen yang baik untuk kesehatan kulit serta struktur tulang.
Antioksidan (Flavonoid): Membantu menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh dan menjaga kesehatan mata dari degenerasi makula.
Mineral (Mangan & Kalium): Mangan penting untuk menjaga kepadatan tulang, sementara kalium membantu dalam menjaga keseimbangan cairan dan kesehatan jantung.
Serat Tinggi: Membantu mengatasi masalah sembelit dan mendukung kesehatan saluran pencernaan secara keseluruhan.
Sifat Antimikroba: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit nanas dapat menghambat pertumbuhan bakteri jahat tertentu. 
 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.