PKS Jatim Launching Korps Trainer API, Bagian Dari Strategi Menyiapkan Kader-kader Pemimpin Secara Sistematis dan Terarah
SURABAYA (Lentera) - DPW PKS Jawa Timur resmi melaunching Korps Trainer Akademi Pemimpin Indonesia (API) melalui Bidang Kepemimpinan Pelatihan dan Pengembangan Kepemimpinan Partai (BPPKP) pada Sabtu (11/4/2026). Program ini menjadi bagian dari strategi besar PKS dalam menyiapkan kader-kader pemimpin secara sistematis dan terarah.
Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, menegaskan bahwa kepemimpinan tidak boleh lahir secara kebetulan, melainkan harus dipersiapkan melalui desain yang matang.
Karenanya, ia melanjutkan, kegiatan ini mengundang seluruh anggota BPPKP dan trainer dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Mereka akan kembali untuk mencari dan menyiapkan para pemimpin di daerahnya masing-masing.
“Pemimpin itu harus kita ciptakan by design, bukan by accident. Karena tantangan ke depan tidak bisa dijawab dengan cara-cara instan,” ujarnya dalam sambutan.
Menurutnya, kehadiran Korps Trainer API menjadi instrumen penting dalam membangun sistem kaderisasi yang kuat di tubuh partai. Ia menyebut, korps ini akan berperan sebagai penggerak utama dalam proses pelatihan dan pembinaan kader di berbagai tingkatan.
“Ini bukan sekadar pelatihan biasa, tetapi bagian dari upaya kita membangun ekosistem kepemimpinan yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Bagus juga menekankan bahwa kebutuhan pemimpin di Jawa Timur ke depan sangat besar, terutama dalam menghadapi target politik PKS pada Pemilu mendatang. Oleh karena itu, seluruh kader harus dipersiapkan sejak dini melalui proses yang terstruktur.
“Kita butuh banyak pemimpin, mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga desa. Semua harus disiapkan dari sekarang,” tegasnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari kesiapan menjalankan amanah kepemimpinan. Ia menyampaikan konsep “3P” sebagai fondasi gaya hidup kader, yakni pola makan, pola olahraga, dan pola pikir.
“Kalau kita ingin menjalankan amanah besar, maka tubuh dan pikiran kita juga harus siap. Karena itu, pola hidup sehat menjadi bagian penting dari proses kepemimpinan,” katanya.
Sementara itu, Ketua BPPKP DPW PKS Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menjelaskan bahwa peluncuran Korps Trainer API merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja Wilayah yang menekankan penguatan sistem pelatihan kepemimpinan.
“Kita butuh trainer yang tidak hanya mampu menyampaikan materi, tetapi juga mampu membangun karakter dan kapasitas kader secara utuh,” ujar legislator PKS Jatim itu.
Ia memaparkan, hasil asesmen internal menunjukkan bahwa PKS Jatim memiliki kekuatan pada aspek kepercayaan dan komunikasi, namun masih perlu meningkatkan kualitas pada sisi akuntabilitas, manajemen organisasi, serta kaderisasi kepemimpinan.
“Melalui API dan korps trainer ini, kita ingin memperkuat budaya organisasi yang berbasis kinerja, akuntabilitas, dan orientasi hasil,” jelasnya.
Puguh menambahkan, Akademi Pemimpin Indonesia akan fokus pada tiga segmen utama, yakni pengurus partai, pejabat publik, dan calon pejabat publik. Ketiganya akan dibekali dengan kurikulum kepemimpinan yang terstruktur dan relevan dengan kebutuhan zaman.
“Harapannya, kita bisa melahirkan pemimpin yang bersih, peduli, profesional, dan memiliki jiwa kenegarawanan,” pungkasnya.
Dengan dilaunchingnya Korps Trainer API, PKS Jawa Timur menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kaderisasi dan memastikan lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan yang siap menghadapi tantangan bangsa.(*)
Editor : Lutfiyu Handi




