16 April 2026

Get In Touch

Dunia Usaha Megap-megap (Koran Rabu, 15 April 2026)

DUNIA  usaha nasional tengah megap-megap. Asosiasi Pengusaha Indonesia menyebut gangguan rantai pasok akibat konflik Timur Tengah membuat bahan baku impor, terutama plastik, langka dan mahal. Kondisi ini membuat pelaku industri ragu bisa mempertahankan produksi hingga akhir April–Mei. Tekanan ini menghantam sektor makanan-minuman, tekstil, hingga manufaktur. Keadaan makin riskan karena terjadi pelemahan ekonomi dan daya beli. Di sisi lain, Apindo mengungkapkan sebanyak 67% perusahaan tidak berencana melakukan rekrutmen tenaga kerja baru. Di saat yang sama, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengingatkan ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kian nyata. Sedikitnya 10 perusahaan di Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Jawa Tengah mulai melakukan antisioasi dalam tiga bulan ke depan. Dalam perkiraan, potensi terdampak mencapai 9.000 pekerja. Lonjakan biaya produksi dan tekanan efisiensi membuat pekerja--terutama di sektor padat karya--kian rentan kehilangan pekerjaan. Diketahui, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat total PHK sejak awal tahun hingga Maret 2026 sudah mencapai 8.389 orang. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lenteratoday.com/upload/Epaper/15042026.pdf

Share:
img
Author

Fitriyanti

Lentera Today.
Lentera Today.