UPAYA pemerintah mereaktivasi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan bagi warga miskin masih jauh dari harapan. Dari total 11 juta peserta yang dinonaktifkan, baru sekitar 2 juta yang kembali aktif. Kondisi ini memicu kritik keras DPR saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR, Rabu (15/4/2026). Para wakil rakyat menilai, hal tersebut masih 'jauh panggang dari api' tak sesuai dengan kesepakatan awal. Di lapangan persoalan kian rumit. Jutaan warga ternyata belum bisa mengakses layanan secara optimal, meskipun pemerintah mengklaim bahwa semua tetap dilayani. Tak hanya itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan ada lebih dari 140 juta penduduk yang masuk kategori layak PBI BPJS. Tetapi faktanya, hanya sekitar 96 juta yang dapat ditanggung oleh negara. Di sisi lain, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan pihaknya membayar PBI dari 96 juta warga, 47.000 di antaranya dinilai masih kurang tepat sasaran. Selegenje data makin nyata. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lenteratoday.com/upload/Epaper/16042026.pdf




.jpg)