18 April 2026

Get In Touch

Perkuat Layanan Medis dan Mental, Universitas Ciputra Buka 3 Prodi Kesehatan

Konferensi pers pembukaan tiga prodi baru UC. (Amanah/Lentera)
Konferensi pers pembukaan tiga prodi baru UC. (Amanah/Lentera)

SURABAYA (Lentera) – Universitas Ciputra Surabaya resmi membuka tiga program studi (prodi) baru yang berfokus pada kesehatan fisik dan mental. Ketiga prodi tersebut meliputi pendidikan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn), bedah, serta profesi psikolog.

Rektor UC, Prof. Wirawan Endro Dwi Radianto, mengatakan pembukaan prodi baru ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang berdampak bagi masyarakat.

“Sejak berdiri tahun 2006, UC tidak pernah berhenti berinovasi. Kami memastikan apa yang kami berikan kepada masyarakat memiliki kualitas tinggi,” ucap Prof. Wirawan saat konferensi pers, Sabtu (18/4/2026).

Ia menjelaskan, ketiga program studi tersebut dipilih karena tingginya kebutuhan tenaga kesehatan, baik di bidang medis maupun kesehatan mental. UC juga menilai masih terbatasnya jumlah dokter spesialis serta belum meratanya distribusi tenaga kesehatan di Indonesia.

Selain itu, pembukaan prodi profesi psikolog menjadi respons atas meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di tengah masyarakat.

“Kami ingin memberikan kontribusi nyata, tidak hanya bagi Surabaya, tetapi juga untuk Indonesia, khususnya wilayah Indonesia bagian timur,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh menekankan pentingnya kesiapan kompetensi dokter spesialis sebelum terjun ke masyarakat.

Menurutnya, dokter spesialis dituntut mampu menangani permasalahan secara menyeluruh di bidangnya, mengingat mereka merupakan rujukan utama dalam layanan kesehatan.

“Dokter spesialis harus benar-benar menguasai bidangnya. Karena itu, proses pendidikan selama beberapa tahun akan membentuk mereka menjadi ahli,” jelasnya.

Diketahui, dalam pelaksanaannya, Fakultas Kedokteran UC bekerja sama dengan RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya sebagai rumah sakit pendidikan utama.

Melalui kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas layanan kesehatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman yang komprehensif, tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga praktik klinis yang beragam.

Universitas Ciputra menargetkan, lulusan dari program ini dapat membantu mengatasi kekurangan tenaga kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan, khususnya di kawasan Indonesia timur.

 

Reporter: Amanah/Editor: Ais

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.