18 April 2026

Get In Touch

Setelah Selat Hormuz, Iran Umumkan Buka Kembali Wilayah Udaranya

Ilustrasi pesawat akan mendarat di salah satu bandara di Iran. (foto:ist/dok.Ant/Anadolu)
Ilustrasi pesawat akan mendarat di salah satu bandara di Iran. (foto:ist/dok.Ant/Anadolu)

TEHERAN (Lentera) - Setelah mengumumkan Selat Hormuz dibuka untuk pelayaran komersil selama sisa masa gencatan senjata 10 hari, Iran juga membuka kembali sebagian wilayah udaranya bersamaan dengan pembukaan sejumlah bandara, mulai pukul 03.30 GMT (10.30 WIB), pada Sabtu (18/4/2026).

Penerbangan internasional kini diizinkan, untuk transit di bagian timur wilayah udara Iran, kata Organisasi Penerbangan Sipil, seperti dikutip kantor berita Mehr News Agency melansir Antara, Sabtu (18/4/2026).

Operasi penerbangan di bandara-bandara di seluruh negeri akan dipulihkan secara bertahap, tergantung pada kesiapan teknis dan operasional otoritas militer dan sipil, untuk kembali melayani penumpang, tambah organisasi itu.

Sebelumnya, pada Jumat (17/4/2026), Iran menyatakan, Selat Hormuz kini dibuka untuk pelayaran komersial selama sisa masa gencatan senjata 10 hari di Lebanon yang menghentikan pertempuran antara Israel dan kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran.

Diberitakan, pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan ke Israel dan negara-negara lain di kawasan yang menampung aset AS.

Perang tersebut berhenti sementara sejak 8 April, setelah Pakistan memediasi gencatan senjata selama dua pekan.

Washington dan Teheran menggelar pembicaraan di Pakistan akhir pekan lalu, untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan, dan upaya untuk mengadakan pertemuan lanjutan di Islamabad sedang berlangsung

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.