PALANGKA RAYA (Lentera) - Penyaluran bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya kepada masyarakat dipastikan melalui mekanisme yang jelas dan terdata.
Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, yang mengatakan pemerintah daerah melalui Dinas Sosial, telah memiliki daftar penerima yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Melalui data yang lengkap, penyaluran bansos dapat dilakukan secara tepat sasaran sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan," papar Zaini, Senin (20/4/2026).
Ia melanjutkan, masyarakat juga dapat mengecek statusnya sebagai penerima bansos secara mandiri, melalui aplikasi yang telah disediakan pemerintah.
Menurut Zaini, ini menjadi bagian dari upaya transparansi agar publik dapat memastikan apakah mereka termasuk dalam kategori penerima bantuan atau tidak.
Namun ia sangat menyayangkan terkait adanya informasi bansos yang diperjualbelikan kembali oleh penerima. Zaini menekankan tindakan tersebut berada di luar pengawasan pemerintah.
"Karena setelah bantuan diterima, penggunaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu sesuai kebutuhan mereka," jelasnya.
Zaini menambahkan, tujuan utama dari penyaluran bansos adalah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
"Karena itu pemerintah berharap bansos benar-benar diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak untuk meningkatkan kesejahteraannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan peran serta RT dapat membantu Dinas maupun Instansi terkait, dalam upaya penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat sehingga bisa tepat sasaran.
Dinsos Kota Palangka Raya juga mengimbau masyarakat yang mampu agar tidak ikut-ikutan menerima bansos yang bukan diperuntukan bagi masyarakat mampu.
Saat ini, Bansos masih diperlukan masyarakat untuk menanggulangi masalah sosial seperti kemiskinan dan lainnya, namun terkadang bansos masih belum tepat sasaran dalam penyalurannya.
"Kami berharap, kedepannya data bansos dapat lebih valid dan tepat sasaran, sehingga dapat tersalurkan kepada masyarakat benar-benar membutuhkan sebagaimana tujuan utamanya," pungkas Riduan.
Reporter : Novita/Editor: Santi




