SURABAYA (Lentera) -Proses pemeriksaan barang bawaan jemaah haji di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) kini dibuat lebih ringkas dan efisien. Seluruh koper besar milik jemaah dipastikan telah melalui pemeriksaan X-ray sejak sebelum keberangkatan, sehingga tidak lagi diperiksa ulang di bandara.
Kasubag Umum Asrama Haji Kelas I Surabaya, Abdullah Mawardi, menjelaskan pemeriksaan koper besar telah rampung dilakukan pada malam hari sebelum jadwal keberangkatan jemaah.
“Untuk koper besar X-ray sudah selesai tadi malam. Kalau yang koper kecil nanti dilakukan bersamaan dengan jemaah,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Ia menambahkan, pemeriksaan koper kecil dijadwalkan mengikuti pembagian lokasi berdasarkan kloter. Untuk kloter ganjil dilakukan di Bir Ali, sedangkan kloter genap di Muzdalifah.
Selain memastikan keamanan barang bawaan, pihak penyelenggara juga telah mengantisipasi kemungkinan kerusakan koper selama proses distribusi. Pihaknya telah menyiapkan koper cadangan yang bisa langsung digunakan apabila ditemukan kerusakan.
“Kalau ada yang rusak di sini, langsung diganti dari panitia. Maskapai sudah menyiapkan cadangan,” tambahnya.
Dengan sistem yang diterapkan saat ini, jemaah tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan berulang di bandara. Setelah tiba di bandara, jemaah dapat langsung menuju pesawat tanpa proses pemeriksaan tambahan.
Menurut Mawardi, hal ini dimungkinkan berkat penerapan layanan fast track melalui program Makkah Route yang bekerja sama dengan Pemerintah Arab Saudi. Melalui sistem tersebut, proses keimigrasian telah diselesaikan sejak di embarkasi.
“Jadi kalau sudah lolos di sini, nanti di bandara tinggal turun dan langsung naik pesawat. Pemeriksaan di sana sudah fast track,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan Embarkasi Surabaya menjadi salah satu dari tiga embarkasi di Indonesia yang mendapatkan fasilitas Makkah Route, selain Jakarta dan Solo.
Dengan sistem ini, proses keberangkatan jemaah haji diharapkan semakin lancar, cepat, dan memberikan kenyamanan lebih bagi para calon tamu Allah.
Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH




