22 April 2026

Get In Touch

Kartini’s Mawas & Berdaya, Ruang Jeda untuk Perempuan Modern

Kegiatan bertajuk Kartini’s Mawas & Berdaya yang digelar Midtown Residence Surabaya
Kegiatan bertajuk Kartini’s Mawas & Berdaya yang digelar Midtown Residence Surabaya

SURABAYA (Lentera) - Di tengah padatnya rutinitas dan tuntutan profesional, perempuan kerap menomorduakan waktu untuk diri sendiri. Menjawab kebutuhan tersebut, Midtown Residence Surabaya menghadirkan ruang jeda melalui kegiatan bertajuk Kartini’s Mawas & Berdaya.

Program ini tidak sekadar menjadi perayaan Hari Kartini, tetapi dirancang sebagai momen refleksi bagi perempuan, khususnya wanita karier, untuk kembali terhubung dengan diri sendiri di tengah tekanan aktivitas sehari-hari.

Salah satu kegiatan yang dihadirkan adalah sesi Stress Release with Knitting DIY. Dalam sesi ini, peserta diajak melakukan aktivitas sederhana berupa merajut sebagai bentuk relaksasi.

Perwakilan PKK Kelurahan Ngagel, Rara mengatakan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan ibu-ibu PKK Kelurahan Ngagel yang turut mendampingi peserta, termasuk bagi pemula yang belum pernah merajut sebelumnya.

"Merajut bukan hanya aktivitas kreatif, tetapi juga bisa menjadi terapi untuk meredakan stres. Kami ingin perempuan memiliki ruang untuk mengisi ulang energi," ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Sementara itu, General Manager Midtown Residence Surabaya, Boegi Setiawan mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk M Connect (Midtown Connect) yang secara konsisten dihadirkan Midtown Residence Surabaya untuk memperkuat koneksi dengan komunitas sekitar.

"Midtown Residence Surabaya adalah home for you. Kami ingin menghadirkan tempat yang tidak hanya nyaman untuk beristirahat, tetapi juga menjadi ruang untuk kembali menemukan diri," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Midtown Residence Surabaya mencoba menghadirkan pendekatan sederhana namun relevan, memberi ruang bagi perempuan untuk berhenti sejenak, bernapas, dan memulihkan energi.

"Kartini’s Mawas & Berdaya bukan soal besarnya acara, melainkan tentang makna jeda itu sendiri bahwa di tengah kesibukan, perempuan tetap berhak memiliki waktu untuk dirinya," tutupnya.

Diketahui, selain merajut, peserta juga mengikuti sesi talkshow kesehatan mental bersama dokter spesialis dari Mayapada Hospital. Diskusi ini membahas berbagai isu yang kerap dihadapi perempuan pekerja, mulai dari tekanan kerja, kelelahan emosional, hingga pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional.

Reporter: Amanah/Editor: Santi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.