SURABAYA (Lentera) – Komisi B DPRD Jawa Timur menyatakan komitmennya, untuk mengawal realisasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang akan dibangun secara masif di berbagai wilayah di Jawa Timur pada 2026.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim, Chusni Mubarok mengatakan pembangunan 40 kampung nelayan tersebut sejalan dengan cita-cita Presiden Prabowo, dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Tentunya kami di Komisi B mendukung penuh pembangunan kampung nelayan merah putih di Provinsi Jawa Timur,” ungkapnya, Minggu (26/04/2026).
Politisi Gerindra tersebut menjelaskan, pemerintah pusat akan membentuk Kampung Nelayan Merah Putih di Jawa Timur, dengan pelaksanaan yang semakin masif pada tahun ini. Sejumlah daerah yang telah memiliki program tersebut antara lain Malang, Gresik, Tuban, dan Pasuruan.
Menurutnya, konsep kampung nelayan ini mengintegrasikan berbagai infrastruktur pendukung guna menciptakan kesejahteraan dan peningkatan ekonomi bagi para nelayan.
“Kami sangat berharap memang Kampung Nelayan Merah Putih segera bisa direalisasikan,” sambungnya.
Chusni menegaskan, Komisi B akan terus membersamai dan mengawal proses pelaksanaan program tersebut agar dapat berjalan sesuai dengan gagasan yang dicanangkan pemerintah pusat.
“Sehingga sebagai power stock pangan nasional, tidak ada kata lain, bagi pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya kami di legislatif untuk ikut mendukung, untuk ikut mengawasi dan memastikan program ini berjalan dengan baik,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus mewujudkan kesejahteraan serta pemerataan pembangunan.
“Dan pemerataan pembangunan, kemakmuran yang merata, lantasan kemiskinan yang menjadi janji-janji kampanye Presiden Prabowo bisa terbayar lunas. Dan kita bangga serta bisa menikmati hasilnya,” pungkasnya.
Reporter: Pradhita/Editor: Ais




