21 May 2026

Get In Touch

Hadapi Banyak PNS Pensiun, BKPSDM Trenggalek Susun Pemetaan Karier ASN

Kepala BKPSDM Kabupaten Trenggalek, Heri Yulianto, saat memberikan keterangan terkait pemetaan talenta dan pengembangan karier ASN di lingkungan Pemkab Trenggalek, Kamis (21/5/2026).
Kepala BKPSDM Kabupaten Trenggalek, Heri Yulianto, saat memberikan keterangan terkait pemetaan talenta dan pengembangan karier ASN di lingkungan Pemkab Trenggalek, Kamis (21/5/2026).

TRENGGALEK (Lentera) - Ratusan PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek mulai dipetakan untuk menyiapkan regenerasi birokrasi di tengah ancaman gelombang pensiun dan banyaknya jabatan kosong.

Melalui penyusunan peta talenta dan rencana pengembangan karier, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Trenggalek menargetkan lahirnya ASN yang siap menjadi pemimpin, inovatif, dan mampu menghadapi tantangan pelayanan publik ke depan.

Kepala BKPSDM Kabupaten Trenggalek, Heri Yulianto mengatakan, langkah tersebut dilakukan karena rata-rata sekitar 300 PNS di Trenggalek memasuki masa pensiun setiap tahun.

"Ini menunjukkan akan adanya gelombang pensiun masif. Tanpa suksesi yang terencana, pengetahuan dan pengalaman pejabat senior bisa hilang begitu saja saat mereka purnatugas," ujar Heri, Kamis (21/5/2026)

Saat ini jumlah ASN di Kabupaten Trenggalek mencapai 10.042 orang, terdiri dari 5.022 PNS dan 5.020 PPPK. Mayoritas PNS juga sudah memasuki usia senior, dengan 39,3 persen berada pada rentang usia 51 hingga 60 tahun.

Di sisi lain, kondisi birokrasi Trenggalek masih menghadapi banyak kekosongan jabatan. Dari 33 formasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), sebanyak 12 posisi belum terisi. Kekosongan juga terjadi pada jabatan administratur dan pengawas.

"Kondisi ini menuntut kita segera melakukan penataan jabatan agar pelayanan publik tetap berjalan optimal," katanya.

Sebagai langkah antisipasi, BKPSDM melakukan pemetaan terhadap 820 PNS mulai golongan III/a hingga IV/c. Rinciannya meliputi golongan III/a sebanyak 129 orang, III/b 152 orang, III/c 106 orang, III/d 285 orang, IV/a 107 orang, IV/b 37 orang, dan IV/c sebanyak 2 orang.

Menurut Heri, pemetaan tidak hanya melihat pangkat dan pengalaman kerja, tetapi juga karakter ASN, kemampuan beradaptasi, hingga keberanian mengambil keputusan.

"Kita ingin mengetahui siapa yang siap diberi tantangan dan bekerja di bawah target tinggi agar penempatan pegawai benar-benar sesuai potensi yang dimiliki," tegasnya.

BKPSDM berharap hasil pemetaan ini dapat menjadi dasar penataan karier ASN sekaligus menyiapkan suksesi birokrasi yang lebih profesional dan adaptif di Kabupaten Trenggalek.

Reporter: Herlambang/Editor: Santi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.