22 May 2026

Get In Touch

Wali Kota Malang akan Terima Rekomendasi Komite Talenta untuk Isi Kursi JPTP

Plt Kepala BKPSDM Kota Malang, Hendru Martono. (Santi/Lentera)
Plt Kepala BKPSDM Kota Malang, Hendru Martono. (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) - Dalam penerapan Manajemen Talenta, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK) akan menerima rekomendasi dari Komite Manajemen Talenta untuk menentukan ASN yang layak mengisi kursi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP).

"SK penerapan Manajemen Talenta di Kota Malang sudah turun dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Manajemen Talenta ini bukan hanya terkait aplikasi. Aplikasi ini menjadi media yang membantu memproses kinerja dan potensial di setiap ASN," ujar Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang, Hendru Martono, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, penerapan Manajemen Talenta akan menjadi dasar penting dalam proses penempatan, promosi hingga pengembangan karier ASN di lingkungan Pemkot Malang. Sistem tersebut nantinya dijalankan melalui Tim Komite Manajemen Talenta yang memiliki fungsi hampir serupa dengan tim penilai kinerja.

"Mereka yang nanti akan memberikan pertimbangan kepada Wali Kota selaku PPK, mana saja ASN yang bisa menduduki jabatan," jelasnya.

Hendru menerangkan, ASN yang memiliki peluang promosi jabatan adalah mereka yang masuk dalam kategori box 7, 8 dan 9 dalam pemetaan talenta ASN. Kategori tersebut umumnya diisi pegawai dengan capaian kinerja tinggi serta potensi kepemimpinan yang dinilai baik.

Dikatakannya, Tim Komite Manajemen Talenta sebenarnya telah dibentuk sejak April 2026 lalu atau saat tahapan ekspose Manajemen Talenta di BKN. 

Saat disinggung apakah tim tersebut melibatkan unsur akademisi atau pihak eksternal, Hendru menyebut berdasarkan ketentuan yang berlaku, komite dapat diisi oleh ASN internal Pemkot Malang.

Dengan seluruh perangkat pendukung yang tengah disiapkan, BKPSDM pun membuka peluang adanya mutasi maupun rotasi jabatan JPTP dalam waktu dekat. Bahkan, Hendru menyebut proses tersebut sangat mungkin dilakukan pada Mei ini.

 

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.