02 June 2026

Get In Touch

TNBTS Evaluasi Kendaraan Wisata di Jalur Bromo, Pasca Kecelakaan Jip Tewaskan Dua Orang

Mobil Jip wisata terlibat kecelakaan tunggal di jalur wisata Bromo, Kabupaten Pasuruan, Jumat (29/5/2026). (foto: ist/Kompas)
Mobil Jip wisata terlibat kecelakaan tunggal di jalur wisata Bromo, Kabupaten Pasuruan, Jumat (29/5/2026). (foto: ist/Kompas)

MALANG (Lentera) - Balai Besar (BB) Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan melakukan evaluasi terhadap aspek pengawasan keselamatan transportasi wisata di kawasan Gunung Bromo, menyusul tragedi kecelakaan tunggal jip wisata yang menewaskan 2 orang di jalur wisata Bromo, Pasuruan.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengevaluasi keselamatan transportasi wisata," ujar Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, Sabtu (30/5/2026).

Menurutnya, terdapat sejumlah aspek yang menjadi fokus evaluasi. Mulai dari peningkatan pengawasan terhadap kelayakan operasional kendaraan wisata, kepatuhan pelaku jasa wisata terhadap standar keselamatan, hingga kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat.

Selain itu, evaluasi juga akan mencakup mekanisme respons cepat dan proses evakuasi apabila terjadi kecelakaan atau insiden lain di kawasan wisata yang menjadi salah satu destinasi unggulan Jawa Timur tersebut.

Endrip menegaskan, pihaknya mendukung penuh langkah penyelidikan yang saat ini dilakukan aparat kepolisian untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.

Menurutnya, hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar penting dalam menentukan langkah-langkah perbaikan sistem keselamatan yang perlu diterapkan di kawasan wisata Bromo.

"Sehingga langkah-langkah perbaikan yang diperlukan dapat dilakukan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Balai Besar TNBTS juga menyampaikan, belasungkawa atas peristiwa yang menimpa para korban dan keluarga yang terdampak.

Diketahui, kecelakaan jip wisata tersebut terjadi, pada Jumat (29/5/2026) di jalur wisata Gunung Bromo, tepatnya di kawasan tikungan Letter S yang berada di wilayah Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Insiden itu melibatkan sebuah jip wisata bernomor polisi BG 1478 EF yang sedang mengangkut wisatawan menuju kawasan Bromo. Berdasarkan keterangan kepolisian, kendaraan melaju dari arah utara ke selatan sebelum akhirnya menabrak tebing dan terguling di lokasi kejadian.

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia, yakni sopir jip berinisial MS dan seorang wisatawan berinisial YWA. Sementara tiga penumpang lainnya berinisial ZH, FR, dan FNN mengalami luka-luka dan mendapat penanganan medis.

Dugaan sementara, kecelakaan yang menewaskan 2 korban tersebut disebabkan kegagalan fungsi pengereman.

 

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.