MADIUN (Lentera) – Kebakaran terjadi di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun yang berada di Jalan Hayam Wuruk Nomor 62, Kota Madiun, Jumat (12/6/2026) malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan ruang server CCTV mengalami kerusakan dan membuat sebagian besar jaringan CCTV di sejumlah persimpangan jalan tidak dapat beroperasi sementara.
Insiden ini terjadi saat Kota Madiun tengah bersiap menghadapi berbagai kegiatan selama Bulan Suro yang biasanya diwarnai peningkatan aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas di sejumlah titik kota.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Madiun, Agus Mursidi, mengatakan kebakaran terjadi di ruang server CCTV. Berdasarkan informasi awal, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
“Untuk sementara, berdasarkan informasi awal, dugaan penyebabnya adalah korsleting listrik. Namun, hal itu masih akan kami cek dan pastikan kembali,” ujarnya.
Menurut Agus, kebakaran diketahui setelah muncul asap dari area ruang server dan segera dilaporkan kepada petugas. Berkat penanganan cepat, api berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke ruangan lain.
Akibat kejadian tersebut, sistem pemantauan lalu lintas melalui CCTV yang terhubung dengan jaringan Pemerintah Kota Madiun mengalami gangguan. Hampir seluruh CCTV yang terpasang di sejumlah persimpangan jalan terdampak karena server utama mengalami kerusakan.
“Yang terdampak utama adalah sistem CCTV, khususnya CCTV yang terpasang di sejumlah persimpangan jalan,” katanya.
Gangguan tersebut menjadi perhatian karena CCTV selama ini berperan dalam mendukung pemantauan lalu lintas dan keamanan, terutama saat berlangsung berbagai agenda dan kegiatan perguruan silat pada Bulan Suro yang biasanya menarik banyak peny ke Kota Madiun.
“Belum bisa difungsikan untuk sementara waktu,” ungkap Agus.
Pihak Dishub akan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan serta melakukan pengecekan menyeluruh terhadap tingkat kerusakan dan kebutuhan perbaikan agar sistem CCTV dapat kembali beroperasi.
“Nanti akan kami laporkan terlebih dahulu kepada pimpinan. Setelah itu akan kami lakukan pengecekan lebih lanjut dan menyampaikan langkah-langkah yang diperlukan untuk perbaikan,” jelasnya.
Petugas masih melakukan pendataan dan pemeriksaan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta menghitung total kerugian akibat insiden tersebut.
Reporter: Wiwiet Eko Prasetyo





