
Surabaya (Lenteratoday) - Inovasi menjadi kunci penting bagi dunia pendidikan untuk menyiapkan generasi bangsa yang siap berkompetisi secara global. Apalagi di masa pandemi seperti saat ini yang mengharuskan tenaga pendidik kreatif dan inovatif agar capaian belajar siswa sesuai harapan.
Pentingnya inovasi ini diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK RI) Muhadjir Effendy di komplek sekolah Muhammadiyah Pucang, Surabaya, Sabtu (14/11/2020).
Tampak hadir pula anggota DPR RI, Bambang DH dan para pengurus dan guru SMA Muhammadiyah 2 dan SD Muhammadiyah 4 Surabaya.
"Inovasi harus dilakukan. Saya lihat hal itu sudah dilaksanakan di sini. Kualitas siswa harus terus ditingkatkan, termasuk kerjasama dengan sekokah- sekolah lain baik dalam maupun luar negeri," kata Menteri Muhadjir.
Hal senada diungkapkan Bambang DH, mantan Walikota Surabaya ini mengatakan karena dia berdomisili di Kota Pahlawan sedikit banyak tahu bagaimana inovasi SMA Muhammadiyah 2 dan SD Muhammadiyah 4 Surabaya.
"Pembangunan fisiknya terus dilakukan, pembangunan SDMnya juga tampak dari kualitas lulusannya. Meski demikian jangan berpuas diri, inovasi harus dilakukan tanpa kenal lelah,"katanya.
Sebab, sektor pendidikan merupakan ujung tombak untuk mencetak generasi bangsa yang berkualitas baik dari sisi akademik maupun sikap mental/akhlak mulia.
"Terimakasih tak berkesudahan kepada semua guru-guru yang telah mendidik generasi penerus bangsa," katanya.
Terpisah, Astajab, S.Pd., M.M. Kepala SMA Muhammadiyah 2 Surabaya mengatakan kedatangan Menko PMK bertujuan untuk memberi motivasi kepada pengurus dan para guru di sekolah Muhammadiyah Pucang.
“Memberikan pesan moral ke SMA Muhammadiyah 2. Didorong untuk terus memajukan sekolah dan mendorong selalu berinovasi untuk masyarakat,” ujarnya dihubungi melalui telepon, Sabtu (14/11/2020).
Menteri Muhadjir yang punya segudang pengalaman mengembangkan kampus UMM pun berbagi ilmu dan pengalaman.
“Ilmu dan pengalaman Pak menteri ditularkan ke lembaga-lembaga pendidikan di Surabaya," katanya.
Saat ini SD muhammadiyah 4 membangun gedung 7 lantai. Sementara SMA Muhammadiyah 2 pada Desember mendatang akan melakukan pembangunan gedung baru 8 lantai. Nantinya gedung tersebut dilengkapi dengan fasilitas kolam renang indoor, fitnes center dan ruang pertemuan berkapasitas 1.200 orang.
“Itu salah satu inovasi kami dalam pembangunan secara fisik, karena SMA ini punya ekstrakulikuler lebih dari 50 bidang. Selama ini beberapa ekstrakulikuler menyewa di luar sekolah. Harapan kami setelah gedung itu jadi semua ekstrakulikuler di sekolah,” pungkasnya.(ard)