03 April 2025

Get In Touch

Walikota Abu Bakar Berharap Bahasa InggrisìDigunakan Cenversation Sehari-hari

Walikota Abu Bakar berbincang dan memberikan hadiah kepada peserta Spelling Bee Competisi Coin Emas Tahun 2020.
Walikota Abu Bakar berbincang dan memberikan hadiah kepada peserta Spelling Bee Competisi Coin Emas Tahun 2020.

KEDIRI (Lenteratoday) - Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar punya impian program English Massive yang mengajarkan bahasa Inggris kepada warga Kota Kediri dapat terus berkembang khususnya dalam conversation kehidupan sehari-hari dan dikenal di seluruh dunia. Hal itu juga akan menaikkan human development index (indeks pembangunan manusia) di Kota Kediri.

Pernyataan itu disampaikan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar dalam pembukaan Spelling Bee Competition Coin Emas Tahun 2020 dengan Tema Standing Up To The Adversity yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kota Kediri, Minggu (15/11/2020). Lomba diikuti peserta umum dari karesidenan Kediri bertujuan agar dapat menjadi evaluasi program Emas yang sudah berjalan selama ini.

Juri kegiatan tersebut terdiri dari Yuta Otake (Spelling Bee Pronouncer) live zoom dari Jepang dan Dennis Perez (Fun Reading competition judge) Live zoom.

"Karesidenan Kediri boleh ikut kesini nanti kita akan lihat kualitasnya bagus mana antara les-lesan dengan Emas. Kita harus terbuka. Kalau memang bagus les-lesan berarti Emas harus siap dievaluasi dan harus menciptakan program-program baru yang lebih keren," ujarnya.

Walikota Kediri mengatakan kompetisi English Massive yang diadakan setiap tahun bertujuan agar ada perkembangan yang sangat baik untuk pendidikan bahasa inggris di Kota Kediri khusunya dalam pengaplikasiannya.

“Kami berharap mudah-mudahan seluruh warga Kota Kediri ini yang ada di kelurahan-kelurahan bisa merasakan bahwa ini ada guru bahasa inggris datang dan mengajarkan mereka lebih ke arah conversation. Sehingga nanti harapannya adalah sumber daya manusia di Kota Kediri lebih berdaya saing dibanding di daerah-daerah lainnya secara keseluruhan,” ujarnya.

⁶Program english Massive hampir ada di setiap RW di seluruh Kota Kediri. Apalagi sebentar lagi ada airport pasti perkembangannya akan jauh luu maju lagi. Sehingga ini sangat compatible terhadap perkembangan sekarang.

Tidak lupa Walikota Kediri juga berharap Program Emas yang sudah berjalan lima tahun ini senantiasa dijaga bersama-sama agar terus tumbuh dan berkembang. Wali Kota Kediri sekaligus menitipkan pesan kepada para partisipan agar semangat bersaing dan terus belajar. "Kalah menang itu tidak masalah. Yang penting terus belajar dan semangat. Karena orang yang terus belajar insha Allah akan menjadi orang beruntung," tandasnya.

Sementara itu Ketua TP PKK Kota Kediri, Ferry Silviana Abu Bakar mengatakan program Emas tidak akan terwujud tanpa dukungan dari Pemkot Kediri. "Didasari kesadaran kita sejauh mana bahasa Inggris itu penting untuk kehidupan anak-anak kita ke depan. Untuk itulah Pemkot Kediri menginisiasi program Emas ini," ujar Ferry Silviana.

Dalam kesempatan sama, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Kediri Siswanto mengatakan meskipun di masa pandemi Covid 19, Dindik dengan program Emas dapat terus berjalan dengan lancar meskipun ada perbedaan metode, ada yang cara daring. "Coin Emas ini program tahunan yang sudah ditunggu masyarakat dan alhamdulillah kita sudah melaksanakan sejak 20 Oktober dengan menggunakan metode secara online. Dan alhamdulillah mulai 13 November kita laksanakan yang masuk final menunjukkan kemampuannya memilih yang baik dengan cara terbaik," jelasnya.

Di akhir kegiatan tersebut menampilkan webseries bergenre drama hasil kerjasama Dindik Kota Kediri dengan rumah produksi Creative Goods Inc dan Youtuber Dennis Perez atau yang lebih dikenal dengan nama guruku Mr. D. (gos)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.