04 April 2025

Get In Touch

Walikota Madiun Ingin Dinas Perdagangan Studi Banding ke Jakarta atau Bali

Walikota Madiun sedang membacakan undian. (Ger)
Walikota Madiun sedang membacakan undian. (Ger)

MADAIUN (Lenteratoday) - Walikota Madiun, Maidi ingin Dinas Perdagangan studi banding ke pasar tradisional di Tanah Abang Jakarta atau Bali. Studi banding tersebut untuk membandingkan fasilitas yang belum dimiliki oleh pasar-pasar di Kota Madiun. Dengan terpenuhinya fasilitas dan penataan yang baik, diharapkan angka pengunjung akan meningkat karena nyaman.

Walikota Madiun Maidi mengatakan bahwa pasar tradisional di Kota Madiun merupakan penyumbang pemasukan anggaran daerah (PAD) terbesar. Sehingga perlu pembenahan untuk menjadi penyeimbang pembangunan wisata Kota Madiun yang sedang gencar.

"Saya minta kepala Dinas Pasar supaya belajar di Bali. Kita tidak alergi untuk meniru hal-hal baik dari daerah lain. Karena mereka memang sudah terbukti sukses dalam mengelola pasar tradisionalnya," jelas Maidi ketika sambutan di acara Gebyar Undian Pasar Rakyat 2020, Selasa (24/11/2020).

Dari hasil studi banding tersebut, realisasi pembenahan fasilitas dan penataan pasar akan dilakukan pada tahun 2021. "Seperti di Pasar Besar, los daging itu akan dibenahi. Supaya masyarakat itu nyaman dan mau berbelanja di pasar tradisional," jelas dia.

Dalam Gebyar Undian Pasar Rakyat 2020, Pemkot menyediakan hadiah berupa sepeda gunung, mesin cuci, kulkas, televisi dengan hadiah utama sepeda motor. Undian yang rutin diadakan setiap tahun tersebut dilakukan secara virtual di Gedung GCIO Kominfo karena pandemi Covid-19. Hadiah utama sepeda motor berhasil diraih oleh Hartini, ibu rumah tangga Jalan Sendang, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Maidi berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan angka pembeli di pasar tradisional Kota Madiun. "Sebagian dari retribusi pasar dan PAD pasar diwujudkan dengan kegiatan ini. Jadi pasar kita tetap ramai," pungkasnya. (Ger)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.