05 April 2025

Get In Touch

Bea Cukai Madura Musnahkan 3 Juta Batang Rokok Ilegal

Bea Cukai Madura Musnahkan 3 Juta Batang Rokok Ilegal

PAMEKASAN (Lenteratoday) - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Madura memusnahan 3.077.112 batang rokok ilegal senilai Rp. 2.848.118.780, dengan potensi kerugian negara sebesar Rp. 1.684.982.570, Kamis (26/11/2020).

Rokok ilegal tersebut berasal dari hasil operasi penindakan atas pelanggaran ketentuan di bidang Cukai yang dilakukan oleh KPPBC TMP C Madura sebanyak 74 kali penindakan periode 29 November 2019 sampai dengan 13 Agustus 2020.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Madura, Yanuar Calliandra mengatakan pemusnahan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Persetujuan Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi nomor S-240/MK.6/KN.5/2020 tanggal 09 November 2020 hal Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara pada KPPBC TMP C Madura.

"Pemusnahan dilakukan di TPA Angsanah Pamekasan. Pemusnahan dilakukan untuk menghilangkan wujud awal dan sifat hakiki barang dengan dengan cara ditimbun. Jadi rokok ilegal tersebut disatukan dalam satu lubang kemudian dicampur dengan sampah dan air kemudian ditimbun dengan tanah," ujar Yanuar Calliandra, Kamis (26/11/2020).

Dia menjelaskan, pemusnahan ini merupakan komitmen nyata dari KPPBC TMP C Madura dalam rangka mengemban 4 pilar tugas pokok dan fungsi institusi Bea dan Cukai, yaitu Revenue Collector, Trade Facilitator, Industrial Assistance, dan Community Protector. Community Protector merupakan kewajiban Bea dan Cukai melindungi masyarakat dengan cara mencegah masuknya barang berbahaya baik dari sisi keamanan, kesehatan, merusak moral, lingkungan hidup dan sebagainya.

Dalam kesempatan ini, Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Madura, Yanuar Calliandra juga menyampaikan apresiasi yang setingi-tingginya kepada aparat penegak hukum, pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat atas kerjasama, dukungan, dan sinergi yang telah terjalin selama ini.(Wan)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.