
MALANG (Lenteratoday) - Walikota Malang, Sutiaji dinyatakan positif pada 1 Desember 2020, kemarin. Kendati kondisinya sedang sakit, selama masa isolasi mandiri ia tetap tak lupa untuk menghimbau kepada warganya agar tak lalai menerapkan protokol kesehatan.
Melalui unggahan di media sosial Instagram pribadinya, @sam.sutiaji mengatakan, jika satu-satunya instrumen keberhasilan ialah disiplin. Baginya disiplin merupakan vaksin utama untuk menjaga diri dari segala penyakit.
"Satu kunci instrumen keberhasilan ialah disiplin. Vaksin utama itu ya kesadaran diri disiplin," urai Sutiaji, Jumat (4/12/2020).
Oleh karena itu ia menegaskan kepada warga Kota Malang agar tak lupa menerapka 3 M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
Walikota kelahiran Lamongan itu tak ingin kejadian yang ia alami menerpa masyarakat Kota Malang. Oleh karena ia memohon kepada masyarakat agar selalu taat pada penerapan aturan yang diindakan oleh pemerintah.
"Pakai masker disiplin, membiasakan cuci tangan, menjaga jarak dan protokol-protokol yang lainnya. Dsiplin itu sesungguhnya bukan dari orang lain yang menentukan, kita bisa disiplin bukan karena adanya panismen dan reward," tambah Sutiaji.
"Karena sesungguhnya kunci kedisiplinan adalah pada diri kita sendiri pada hati kita sendiri, bahwa ketika kita taat pada sebuah regulasi sebuah aturan agama, aturan apapun pasti aturan dibuat adalah untuk kepentingan terbaik," pungkasnya. (Sur)