
BLITAR (Lenteratoday) - Sebanyak lima orang kader terbaik PAN memperebutkan kursi Ketua DPW Jawa Timur. Hal itu sesuai hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) Ke-5 yang digelar secara virtual atau daring karena masih pandemi Covid-19, Sabtu (19/12/2020).
Kelima kader yang menjadi formatur atau calon ketua DPW PAN Jatim tersebut berasal dari usulan 38 nama calon formatur dari DPW dan 38 DPD se Jawa Timur yang kemudian diambil empat nama. Kemudian, satu nama merupakan usulan dari DPP. Jadi ada lima orang kader terbaik PAN yang akan memperebutkan kursi ketua DPW Jatim.
Adapun lima kader terbaik tersebut terdiri dari Ketua Demisioner DPW PAN Jatim Masfuk, Wakil Ketua DPW PAN Demisioner Achmad Rubaie, Wakil Ketua DPW PAN Demisioner yang juga menjabat Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, dan Ketua DPD PAN Kabupaten Blitar yang juga anggota DPRD Provinsi Jatim Heri Romadhon. Ditambah 1 orang dari DPP yang kini menjadi anggota DPR RI, Ahmad Rizki Sadiq dari Dapil VI Jatim.
Muswil Ke-5 PAN Jatim yang dilaksanakan virtual ini digelar di Hotel Shangrila Surabaya dengan peserta terbatas. Peserta tersebut terdiri dari calon formatur, pengurus DPW, perwakilan DPP, dan undangan. Kemudian DPP, serta 38 pengurus DPD kabupaten/kota se Jatim mengikuti secara daring.
Wartawan Lenteratoday.com ikut memantau pelaksanaan Muswil Ke-5 PAN Jatim ini, bersama pengurus DPD, DPC, dan Fraksi PAN DPRD Kabupaten Blitar. Kegiatan rutin partai ini sempat molor beberapa jam. Rencanya semula pagi menjadi siang sekitar pukul 13.00 WIB sampai pukul 15.30 WIB.
Tampak Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan dan jajaran pengurus DPP, mengikuti dari Kantor DPP di Jakarta.
Sebelum Ketum membuka Muswil, Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jatim, Saad Ibrahim juga menyampaikan wejangannya. Lalu Ketua DPW PAN Jatim, Masfuk memberikan sambutan, berlanjut Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa juga memberikan penghormatan secara virtual karena tidak bisa hadir sedang berada di Madura.
"Pertama saya ucapkan terima kasih atas dukungan PAN, karena telah mendukung pada saat Pilgup lalu. Mulai dari DPW, DPD di seluruh Jatim hingga ke tingkatan bawah," ujar Khofifah.

Demikian juga tema Muswil Ke-5 PAN Jatim tahun ini, Bersatu Mewujudkan Jawa Timur Hebat merupakan semangat yang terlahir dari PAN di Jatim. Bagaimanapun juga ini menunjukkan semangat kebersamaan dan sinergitas, menjadi ruh yang diusung dalam Muswil kali ini.
"Kami dari Pemprov Jatim berterima kasih, karena ke depan tidak boleh ada ego dalam menyelenggarakan penerintahan. Karena ke depan tangan permasalahan yang kompleks di Jatim, maka kami terus berharap sinergitas termasuk dengan anggota DPRD provinsi dari Fraksi PAN," tandas mantan Mensos RI ini.
Selanjutnya Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada Gubernur Jatim, Khofifah agar membuat satu program yang spektakuler, yang bisa dikenal oleh seluruh warga Jawa Timur bahkan seluruh rakyat Indonesia.
"Satu saja tidak usah banyak-banyak, satu saja yang spektakuler. Itu saja pesan saya untuk Ibu Gubernur. Lainnya saya minta teman-teman DPRD di Jawa Timur untuk membantu mensukseskan program pembangunan yang dilaksanakan Ibu Gubernur," kata Zulhas sapaan Zulkifli Hasan.
Zulhas kemudian menandaskan jika Muswil sebagai agenda partai yang harus dilaksanakan sesuai AD/ART partai, sebagai tindaklanjut dari kongres yang sudah digelar sebelumnya. Setelah Muswil dilanjutkan dengan Musda yang digelar serentak, kemudian Muscab yang targetnya bisa diselesaikan pada 2021 mendatang.
"Sesuai dengan visi misi partai yaitu memperjuangkan yang benar dan hak, jangan sampai ada yang kelaparan tidak bisa makan, sakit tidak bisa berobat dan tidak bisa sekolah karena tidak ada biaya di Jawa Timur," tandasnya.
Bahkan Zulhas juga minta dalam Muswil ini bisa disepakati adanya musyawarah mufakat, dalam memilih formatur yang sudah diputuskan oleh DPP. "Sehingg bisa menghasilkan pemimpin yang berkualitas, untuk kepentingan partai," terangnya sambil membuka Muswil Ke-5 PAN Jatim dengan mengetok palu 3 kali.
Kemudian dilanjutkan pelaksanaan Muswil dipimpin Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPP PAN, Mumtas Raiz diawali pleno pertama mengenai pengesahan tata tertib Muswil yang langsung disepakati bersama. Lalu Laporan Pertanggungjawaban Pengurus DPW PAN Jatim periode sebelumnya, juga langsung disepakati peserta Muswil.
"Karena sudah disepakati bersama, maka pengurus DPW sebelumnya dinyatakan demisioner," kata Mumtas sambil menyerahkan kembali pimpinan Muswil kepada ketum.
Sebelum membacakan formatur hasil rapat keputusan DPP, Zulhas menyapa secara daring seluruh DPD di Jatim. Hingga akhirnya dibacakan 5 formatur yang terpilih, yaitu Achmad Rubaie, Heri Romadhon, Masfuk, Abdullah Abu Bakar, dan dari DPP Ahmas Rizki Sadiq.
"Saya minta seluruh peserta Muswil mengangkat jempol untuk menunjukkan setuju dengan keputusan 5 formatur, ditambah 1 orang dekresi khusus dari ketum untuk membantu formatur membentuk pengurus DPW. Karena Jatim itu luas dan harus segera selesai dalam waktu 1 minggu ke depan," terang Zulhas sambil mengesahkan persetujuan hasil Muswil.
Zulhas menambahkan setelah keputusan Muswil disetujui dengan ditunjukkan 5 orang formatur, akan rapat meyusun pengurus DPW PAN Jatim. Mulai ketua, sekretaris termasuk lainnya wakil ketua, bendahara dan lainnya.
"Kalau tidak bisa disepakati silahkan dikosongi, misal ketua karena banyak yang mau kosongi saja. Apapun hasilnya silahkan dilengkapi kesimpulan, notulen rapat tandatangani serahkan DPP. Nanti saya yang akan memutuskan, tidak butuh waktu lama sehari akan selesai sekaligua SK nya," pungkasnya.(ais)