
MADIUN (Lenteratoday) - Kapolres Madiun, AKBP. Bagoes Wibisono menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penyekatan di enam titik wilayah Kabupaten Madiun saat malam tahun baru. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.
Untuk pengamanan tahun baru, dia juga himbau anggotanya agar menjalankan tugas dan menggunakan wewenang dengan penuh tanggung jawab. Dia menilai, tugas aparat negara semakin berat karena harus tetap melayani masyarakat meski ditengah pandemi Covid-19.
Dalam sambutannya, Bagoes menjelaskan bahwa pasien yang terpapar Covid-19 selalu bertambah ketika hari libur. Hal ini karena masih banyaknya masyarakat yang berpikir bahwa bertemu saudara tidak perlu protokol kesehatan.
"Disiplin protokol kesehatan sering terlupakan sering terlewatkan. Selalu berpikiran biasa. Semakin bertambah yang terpapar Covid-19 semakin bertambah pekerjaan kita," tegasnya ketika memimpin Apel Pengamanan Tahun Baru 2021 di Lapangan Tri Brata, Kamis (31/12/2020) sore.
Untuk alasan tersebut, Polres Madiun akan melakukan penyekatan di enam titik wilayah Kabupaten Madiun. Dengan harapan, penyekatan dapat mempersempit ruang gerak masyarakat untuk berkerumun sehingga menekan angka terpapar Covid-19.
"Mendisiplinkan masyarakat yang memiliki hati dan pikiran yang berbeda-beda itu tidak mudah. Sama seperti saya menyamakan visi dan misi dengan anggota yang ada di Polres ini," imbuhnya.
Menutup sambutannya, Bagoes meminta agar anggotanya dapat bekerjasama dengan baik sehingga ada keseimbangan dalam pelaksanaan tugas.
"Kalau rekan-rekan kerja sesuai porsi gak akan capek. Apalagi rekan-rekan ini kerja sama-sama. Tugas PAM rame-rame, penyekatan rame-rame. Gak ada yang kerja sndiri-sendiri," ujarnya.
"Pertanggungjawabkan apa yang sudah menjadi tugas rekan-rekan kepada negara. Jangan sampai saya lihat ada yang mangkir dari tugas!!, jelas?" tegas Bagoes disambut dengan jawaban dari peserta apel. (Ger)