05 April 2025

Get In Touch

Memalukan! Video Oknum Anggota DPRD Jember Ribut dengan Pengurus RT Viral

Memalukan! Video Oknum Anggota DPRD Jember Ribut dengan Pengurus RT Viral

JEMBER (Lenteratoday)- Kejadian sangat memalukan terjadi di Jember. Sebuah
video viral menampakkan seorang oknum anggota DPRD Jember ribut dengan pengurus Rukun Tetangga (RT) sebuah perumahan.

Oknum anggota dewan diduga dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) lah yang terlibat keributan. Belakangan diketahui peristiwa keributan itu terjadi perumahan Bernady Land, Kelurahan Slawu Kecamatan Patrang.

Keributan dipicu oleh oknum anggota dewan dinilai arogan saat mengendarai mobil Pajero warna putih di dalam kawasan perumahan dengan kecepatan tinggi. Ketua RT setempat Dodik Wahyu Irianto kemudian mengingatkan anggota dewan yang juga Ketua Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) berinisial IB tersebut agar tidak ngebut.

Akibat teguran itu, keributan terjadi karena IB yang kesal diingatkan justru memukul korban beberapa kali.Dalam video berdurasi 24 detik tersebut korban merekam saat IB yang memakai baju kotak-kotak biru itu mengamuk berusaha memukul korban.

Sementara pelaku dihalang-halangi dua pria bersafari hitam, diduga adalah petugas keamanan perumahan yang berusaha untuk melerai. “Pukul sudah, sampean sudah tak laporkan,” kata perekam video yang diduga adalah korban.

Kamera kemudian menyorot mobil Pajero putih nomor W 1023 PI yang saat itu masih dalam kondisi malam hari xan mesin serta lampu menyala. "Ini yang memukul saya, ini orangnya. Saya ndak takut meskipun sampean pengacara atau anggota DPR, saya ndak takut!” kata si perekam video.

Sementara pihak manajemen pengamanan perumahan yang tidak mau disebutkan namanya, membenarkan peristiwa itu. "Kejadiannya kemarin malam (Minggu,31/1/2021). Kabarnya pelaku ini ngebut, kemudian diingatkan korban, namun malah marah terus memukul itu,” kata seorang petugas keamanan.

Pelaku sendiri sering bertamu ke penghuni perumahan di cluster Gardenia C 25. ”Memang sering bertamu tapi warga tidak tahu siapa yang menghuni rumah tersebut katanya sih perempuan. Informasinya ngontrak bukan rumah sendiri,” ujarnya.

Pasca kejadian pemukulan Pengurus RT itu, korban kemudian melaporkan kasus itu ke Polsek Patrang untuk diproses hukum. Sedangkan oknum anggota dewan belum memberikan klarifikasi. (mok)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.