
SURABAYA (Lenteratoday) - Ketua DPW PKS Jawa Timur, Irwan Setiawan berharap terjalin kolaborasi positif antara PKS dan pers. Dia juga memandang bahwa posisi pers dalam membangun bangsa ini juga sangat strategis, khususnya di era digital seperti saat ini.
Irwan menyampaikan hal itu saat melakukan kunjungan ke kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, Senin (8/2/2021). Kunjungan tersebut dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional yang jatuh pada tanggal 9 Februari besok. Dalam kesempatan tersebut, Irwan juga mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2021.
Lebih lanjut, Irwan menandaskan bahwa kolaborasi positif tersebut bisa dilakukan dengan sama sama mengusung agenda kebangsaan dan kerakyatan, kumudian memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.
“Ketika PKS tampil di tempat bencana untuk membantu korban bencana, PKS sedang melakukan pendidikan politik kepada masyarakat. Sekaligus membawa pesan bahwa siapapun harus mengambil peran dalam meringankan permasalahan bangsa,” katanya.
Irwan kemudian menyampaikan bahwa posisi pers dalam membangun bangsa ini sangat strategis, terlebih dalam era milenial saat ini dimana masyarakat dibanjiri berbagai informasi.
Menurutnya, banjir informasi di era milenial, era digital, terutama di medsos, jumlahnya luar biasa banyak. Karenanya, dia berharap pers terus bisa menjadi rujukan utama, terdepan melawan hoaks, serta memberi informasi yang akurat kepada publik.
Irwan menyampaikan, sebagai partai politik, pers adalah mitra yang menjadi pilar dalam negara demokrasi. Edukasi politik yang dilakukan PKS kepada masyarakat juga perlu disebarkan kepada masyarakat melalui media.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPW PKS Jawa Timur, Irwan Setiawan, didampingi Kabid Humas PKS Jatim, Reni Astuti, Anggota DPRD Jatim dari PKS, Dwi Hari. Dan diterima oleh Ketua PWI Jatim, Ainur Rokhim, Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Jatim, Dwi Eko Lokononto dan Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jatim, Mahmud Suhermono.
Ainur Rohim, Ketua PWI Jatim menyampaikan apresiasinya kepada PKS Jatim. Menurutnya bahwa PKS termasuk partai yang berdiri sudah lama, sejak pasca reformasi 1998, dan berkiprah di pemilu 1999.
“Artinya, partai ini sudah tahu dan paham tentang aspirasi yang mendesak dan prioritas dari masyarakat Indonesia khususnya Jatim seperti apa. Sehingga saya yakin PKS bisa merumuskan harapan-harapan masyarakat dan melahirkan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ia kemudian mengatakan bahwa, SDM PKS banyak terdiri dari anak muda.
“Dengan kelebihan ini, PKS punya kemampuan komunikasi yang baik kepada publik. Karena itu saya menyarankan, jangan lelah membangun komunikasi dengan media, sebagai upaya untuk menyampaikan informasi ke public,” katanya. (ufi/ist)