Tanda Tangani Pakta Integritas, Kalapas Pemuda Kelas IIA Madiun Optimis Sandang Gelar WBK

MADIUN (Lenteratoday) - Kalapas Pemuda Kelas IIA Madiun (Lasdaun), Marlik Subiyanto optimis bahwa Lasdaun mampu dapatkan predikat zona integritas (ZI) wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM). Keyakinan tersebut tertuang dalam penandatanganan pakta integritas secara virtual dengan Kanwil Kemenkumham Jatim.
Marlik mengatakan bahwa ZI WBK dan WBBM di wilayah Lasdaun telah berjalan dengan baik sejak tahun-tahun sebelumnya. Karena, semua petugas Lasdaun benar-benar memahami dan melaksanakan ZI WBK dari hati paling dalam.
Melalui hal tersebut, Marlik mengajak agar petugas lapas lebih meningkatkan kembali pelayanan kepada publik. Dengan adanya penandatanganan tersebut menjadi pengingat untuk meningkatkan menjadi lebih baik lagi.
"Dengan deklarasi ini, bukan hanya ceremonial. Tetapi sebagai langkah awal pelayanan di semua lini lapas yang benar-benar bersih," jelas Marlik, Rabu (10/02/2021) di Aula Lasdaun.
Dalam penerapannya, Marlik akan memantau kinerja pelayanan petugas lapas. Setiap kritik dan saran akan diperhatikan sehingga terjadi peningkatan lebih cepat.
"Saya akan perhatikan perkembangan situasi yang terjadi. Harus punya komitmen kuat dan keluar dari zona nyaman untuk bangun ZI WBK dan WBBM," tegasnya.
Sementara itu Kapolres Madiun, AKBP. Dewa Putu E.D mendukung penuh pembangunan ZI WBK dan WBBM. Dengan adanya deklarasi tersebut akan membawa keyakinan bagi seluruh petugas Lapas dalam mendapatkan predikat WBK dan WBBM.
"Semua harus memahami dengan hati, sehingga pembangunan ZI WBK berjalan dengan mudah," pungkasnya.
Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Krismono berpesan agar setiap petugas lebih meningkatkan kualitas pelayanan publik dan integritas pegawai.
“Pelayanan publik yang baik merupakan salah satu penilaian utama dari Tim Penilai Nasional Kemenpan RB, untuk itu Pelayanan Publik harus menjadi prioritas dalam Pembangunan Menuju Zona Integritas Menuju WBK/WBBM” tandasnya.
Seusai penandatanganan, Marlik memberikan piagam penghargaan kepada Yayasan Bambu Nusantara dan Kantor Kementerian Agama Kota Madiun atas kerjasamanya dalam Kegiatan Rehabilitasi Sosial yang telah dilaksanakan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Timur, Forkompimda Kota Madiun (Kapolresta Madiun, Kajari Kota Madiun dan Ketua PN Madiun) dan seluruh Pegawai Lapas Pemuda Madiun.
Lasdaun masuk dalam Korwil Madiun yang beranggotakan 8 wilayah dengan Lapas Kelas I Madiun sebagai koordinator. Adapun anggotanya adalah Bapas Klas II Madiun, Kantor Imigrasi Kelas I Madiun, Lapas Kelas IIB Ngawi, Lapas, Rutan Kelas IIB Pacitan, Rutan Kelas IIB Magetan, Rutan Kelas IIB Ponorogo.(Ger)