04 April 2025

Get In Touch

DPRD Jatim Gelar Istighosah Agar Bangsa Bebas Covid-19 dan Bencana

Ketua DPRD Jatim, Kusnadi saat memberikan sambutan dalam istighosah di ruang lobby DPRD Jatim, Kamis (11/2/2021)
Ketua DPRD Jatim, Kusnadi saat memberikan sambutan dalam istighosah di ruang lobby DPRD Jatim, Kamis (11/2/2021)

SURABAYA (Lenteratoday) – DPRS Jawa Timur menggelar Istighotsah dan doa bersama memohon keselamatan bangsa dari Covid-19 dan bencana, Kamis (11/2/2021) malam. Acara yang di Lobby DPRD Jatim ini sebagai salah satu bentuk ikhtiar batiniyah di samping ihktiar lahiriyah sudah dilakukan dalam upaya mengatasi penyebaran Covid-19.

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran mimpinan DPRD Jatim mulai dari Ketua, Kusnadi, serta para wakil yaitu Anik Maslachah, Anwar Sadad, dan Sahat Tua Simanjuntak dan jajaran Alat kelengkapan dewan (AKD). Hadir juga Gubernur Jawa Timur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, perwakilan Polda, Kodam V Brawijaya, hingga Kejaksaan Tinggi.

Tak kalah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Miftachul Akhyar juga turut hadir bersama Ketua MUI Jatim, KH Hasan Mutawakkil Alallah; Ketua PWNU Jatim, KH Marzuqi Mustamar; dan Wakil Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim Prof Biyanto.

Kusnadi mengatakan bahwa istighosah tersebut semata mata untuk berdoa pada Allah agar Covid-19 yang sedang kita melanda saat ini segera diangkat dari bumi Jatim termasuk Indonesia.  “Ikhtiar tidak cukup secara lahir, tapi juga batin.  Sebagai umat bergama tentu melakukan ikhtiar batin itu dengan pendekatan dan meminta pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata kusnadi.

Dia juga mengatakan bahwa, DPRD konsisten untuk menyinergikan seluruh kekuatan, baik pemerintah maupun dengan alim ulama, terutama melalui istighotsah ini. Selama ini berbagai upaya telah dilakukan untuk pengendalian Covid-19, maka dengan istighosah ini, dia berharap mampu mengetuk pintu langit untuk meghilangkah dan menjauhkan berbagai  bencana di Indonesia.

"Dilandasi itu, istighotsah ini diadakan. Semoga, apa yang menjadi tujuan bisa tercapai. Sehingga, rakyat Jatim, Indonesia, dan dunia bisa seperti sediakala seperti halnya sebelum adanya bencana," katanya

Sementara itu, Ketua MUI Jatim KH Hasan Mutawakkil Alallah yang kebagian memberikan tausyiah mengatakan bahwa sinergitas dan kekompakan semua komponen bangsa untuk bersatu dalam menghadapi berbagai ujian ini sangat penting.  Dalam hadist, lanjut KH Mutawakkil Alallah, telah menyebutkan tegak dan berdirinya sebuah negara akan terwujud jika 4 komponen saling bersinergi dan kompak. 

Kemudian, ulama Mdan ilmuwan, pemerintahan yang adil, kedermawanan orang-orang kaya (konglomerat) seperti Kadin, Hipmi dan lain sebagainya, dan yang terakhir adalah doanya orang orang miskin (dhuafa).

“Dalam bahasa berbangsa sekarang ini diistilahkah partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Jadi keempat unsur itu sama pentingnya,” tegas KH Hasan Mutawakkil Alallah. (ufi)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.