05 April 2025

Get In Touch

Ngeri, Lasdaun Siapkan Sel Angker Agar Napi Jera

Kepala Pengamanan Lapas, Galih saat menunjukkan kepada Kadivpas Kanwil Jatim, Hanibal sel isolasi yang angker yang disiapkan untuk WBP pelanggar aturan, Selasa (10/03/2021).
Kepala Pengamanan Lapas, Galih saat menunjukkan kepada Kadivpas Kanwil Jatim, Hanibal sel isolasi yang angker yang disiapkan untuk WBP pelanggar aturan, Selasa (10/03/2021).

MADIUN (Lenteratoday) - Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun (Lasdaun), siapkan sel isolasi angker berhantu khusus warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang terbukti mengendalikan peredaran narkotika. Blok isolasi tersebut disiapkan agar memberikan efek jera bagi WBP yang melanggar aturan.

Kepala Lasdaun, Ardian Nova mengatakan bahwa sel khusus tersebut merupakan instruksi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk menekan angka peredaran narkotika dari dalam lapas. Lasdaun menyiapkan 30 sel di mana setiap sel diisi oleh 1 WBP.

"Memang 1 sel untuk 1 orang. Yang difungsikan baru 10 sel khusus isolasi, bukan sel bersama. Di dalam sudah ada wc dan kamar mandi. Napi selama masa isolasi gak boleh keluar sama sekali. Jadi gak dapat angin segar," jelas Ardian kepada Lenteratoday, Senin (15/03/2021).

Dia menceritakan bahwa awal digunakan, banyak WBP yang sering diganggu ketika lewat tengah malam. Baik melalui penampakan, suara tangisan dan jeritan mahluk halus. Bahkan ada yang dilempari boneka yang entah dari mana asalnya.

"Sering napi denger suara-suara dari lantai 3. Lantai 2 dan 3 tidak ada penghuninya. Sedangkan sel isolasi di lantai dasar. Bahkan ada yang tiba-tiba dilempar boneka yang gak tau darimana datangnya. Petugas sendiri juga gak pernah masuk blok itu kalau gak jam kirim makanan," ujarnya.

Waktu isolasi tergantung dengan beratnya pelanggaran yang dilakukan oleh WBP. Apabila pelanggaran termasuk ringan, maka isolasi dilakukan selama seminggu. Namun apabila tergolong berat, WBP akan diisolasi hingga 3 minggu.

"Untuk sistem dan kriteria yang akan masuk sel itu belum ada instruksi lebih lanjut. Saat ini kami sedang menunggu," imbuhnya.

Sel tersebut sebelumnya disiapkan untuk WBP wanita. Namun karena sampai saat ini belum memiliki WBP wanita, sel tersebut dialih fungsikan sebagai sel isolasi. Menurut Ardian, sel angker tersebut dapat memberikan shock terapi agar WBP tidak mengulangi perbuatannya.

"Ngeri? Jelas ngeri. Namanya juga penjara, kata siapa dipenjara enak," tutup Ardian sambi tersenyum. (Ger)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.