05 April 2025

Get In Touch

Lakukan Sidak, Lapas Kelas IIA Madiun Zero Halinar

pelaksanaan sidak di seluruh sel Lapas Kelas IIA Madiun
pelaksanaan sidak di seluruh sel Lapas Kelas IIA Madiun

MADIUN (Lenteratoday) - Tim internal Lapas Kelas IIA Madiun (Lasdaun) bersama dengan Satreskoba dan Intel Polres Kota Madiun melakukan sidak ke seluruh area lapas, Senin (5/4/2021) malam. Hasilnya, tidak menemukan penggunaan narkoba, handphone dan juga pelaku pungli (Halinar).

Kepala Lasdaun, Ardian Nova mengatakan bahwa kegiatan tersebut rutin dilakukan untuk menjaga kedisiplinan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Meski tidak menemukan pelanggaran narkoba, namun ditemukan barang yang dilarang ada didalam sel. Seperti sendok stainless, paku, kipas angin kecil, dan korek api.

"Kita sudah berkomitmen untuk zero halinar (handphone, pungli dan narkoba) dan tadi tidak ditemukan barang-barang tersebut. Yang ada barang stainless yang berbahaya," jelas Kalapas Ardian seusai melakukan sidak bersama 60 personil Polres Madiun Kota, Senin (05/04/2021) malam.

Dari kiri : Kompol Yogi dan Kalapas Kelas IIA Madiun, Ardian Nova seusai pelaksanaan sidak bersama 60 personil Polres Madiun Kota, Senin(05/04/2021) malam. (Foto:Ger)
Dari kiri : Kompol Yogi, Kabag Ops Polres Kota Madiun dan Kalapas Kelas IIA Madiun, Ardian Nova seusai pelaksanaan sidak bersama 60 personil Polres Madiun Kota, Senin(05/04/2021) malam. (Foto:Ger)

Ardian menjelaskan bahwa idealnya barang stainless tidak diperbolehkan di dalam lapas, karena dinilai membahayakan. Senjata tajam yang ditemukan ketika sidak merupakan sendok stainless yang dikikir menjadi pisau ukuran kecil.

"Kita mengamankan ini karena ada dasarnya. Ini pisau kecil yang awalnya terbuat dari sendok stainless. Ini kabel listrik yang bisa memicu konsleting kebakaran. Mereka ini memang kreatif sekali," imbuhnya.

Meski tidak ditemukan narkoba, namun WBP yang menyimpan barang berbahaya tetap diberikan sanksi. Yakni tidak mendapatkan waktu kunjungan dari pihak keluarga. Dia berjanji, bahwa sidak akan rutin dilakukan sesuai dengan target kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jatim. Sehingga tercipta zero halinar di satuan kerja rutan dan lapas Jawa timur.

Kompol Yogi ketika menunjukkan botol bekas balsam yang dinilai berbahaya di dalam sel kepada Kalapas Kelas IIA Madiun, Ardian Nova.
Kompol Yogi, Kabag Ops Polres Kota Madiun, ketika menunjukkan botol bekas balsam yang dinilai berbahaya di dalam sel kepada Kalapas Kelas IIA Madiun, Ardian Nova.

"Atas temuan ini kita akan berkoordinasi dengan Polres. dengan Satreskoba. Apakah ada indikasi pelanggaran narkoba. Yang jelas kita lakukan sidak rutin baik internal atau bersama aparat penegak hukum," tandasnya.

Sementara itu, Kompol Yogi, Kabag Ops Polres Kota Madiun memberikan apresiasi karena tidak ditemukan pelanggaran narkoba di dalam lapas. Sidak yang dilakukan secara persuasif dibawah kendali Kalapas dapat berjalan dengan lancar karena WBP yang disiplin.

"Pelaksanaan di dalam tidak ada gejolak. Kita mengerahkan 60 personil dari Sabhara, Reskoba dan Intel. Kegiatan sidak ini bentuk dukungan kami kepada Kalapas untuk menciptakan zero Halinar," tandas Yogi.(Ger)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.