05 April 2025

Get In Touch

Titik-titik Penyekatan di Kabupaten Madiun

Bupati Madiun, Ahmad Dawami dan jajaran Forkopimda saat melakukan pembahasan titik penyekatan di wilayah Kabupaten Madiun. Seusai Apel Ops Ketupat Semeru di Lapangan Tri Brata Polres Madiun, Rabu( 05/05/2021).
Bupati Madiun, Ahmad Dawami dan jajaran Forkopimda saat melakukan pembahasan titik penyekatan di wilayah Kabupaten Madiun. Seusai Apel Ops Ketupat Semeru di Lapangan Tri Brata Polres Madiun, Rabu( 05/05/2021).

MADIUN (Lenteratoday) - Petugas pengamanan Mudik Kabupaten Madiun lakukan penyekatan di empat titik mulai besok, Kamis (6/5/2021). Selain penyekatan, petugas juga mendirikan posko pengamanan dan posko pantau. Hal itu dilakukan sebagai bentuk Operasi Ketupat Semeru 2021.

Kapolres Madiun, AKBP. Bagoes Wibisono, mengatakan bahwa Ops Ketupat Semeru 2021 saat ini dilakukan dengan membatasi kegiatan mudik, untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Empat titik penyekatan tersebut antara lain Pos Penyekatan Nampu, Penyekatan Exit Tol Caruban, Penyekatan Dumpil, dan Penyekatan Gemarang.

"Kita lakukan penyekatan mulai besok. Karena baik mudik maupun halal bihalal, jika hal itu tidak dicegah dikhawatirkan akan menimbulkan klaster baru," jelas Bagoes seusai memimpin Apel Ops Semeru 2021.

Pos Pengamanan berada di Taman Asri Caruban untuk mengantisipasi malam perayaan Idul Fitri. Sedangkan Pos Pantau akan ditempatkan di Mlilir sebagai perbatasan antara Kabupaten Madiun dengan Kabupaten Ponorogo. Petugas akan melakukan penyekatan 1x24 jam penuh untuk menghalau pemudik yang nekat datang ke Kabupaten Madiun.

"Kita siapkan 419 personil. Dari gabungan TNI, Polri dan Instansi terkait. Apabila ada masyarakat yang nekat melakukan mudik, akan kita tindak tegas sesuai aturan Satgas Covid-19," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Madiun, Ahmad Dawami mengatakan bahwa penyaringan terakhir berada pada tingkat Kecamatan, Kelurahan, RT dan RW. Sehingga apabila ada pemudik yang lolos akan dilakukan karantina di tempat yang telah disediakan.

"Kita punya 7 Kecamatan yang artinya punya 7 tempat karantina. 1 tempat karantina telah digunakan untuk PMI (Pekerja Migran Indonesia). Masih sisa 6 lokasi karantina, itu yang kita gunakan," jelas Ahmad.

Pemkab juga akan rutin melakukan patroli memastikan tidak adanya kerumunan di suatu tempat. Selain untuk mencegah penyebaran Covid-19, patroli sebagai bentuk kewaspadaan terhadap aksi teror di bulan Ramadhan.

"Kita akan siaga untuk mencegah potensi-potensi pelanggaran hukum. Saya harap semua petugas tetap jadi teladan protkes di keluarga dan lingkungan pekerjaan," tutup Ahmad. (Ger)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.